Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkab PPU Minta Maaf, Wabup Waris Muin Sambangi Korban Dugaan Keracunan Makanan

Ahmad Maki • Rabu, 11 Februari 2026 | 17:03 WIB

PEDULI: Abdul Waris Muin menyambangi salah satu siswi SD 008 Waru yang menjadi korban dugaan keracunan makanan Progam MBG, Rabu (11/2/2026)
PEDULI: Abdul Waris Muin menyambangi salah satu siswi SD 008 Waru yang menjadi korban dugaan keracunan makanan Progam MBG, Rabu (11/2/2026)


PENAJAM– Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin langsung menuju UPT Puskesmas Waru mendatangi siswa – siswi SD 008 Waru yang menjadi korban dugaan keracunan Progam MBG, Rabu (11/2/2026). Berdasarkan informasi yang diperolehnya, para siswa yang mengalami masalah kesehatan terdiri atas 16 siswa dan 9 siswi. Ia menyatakan bahwa peristiwa ini menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi di sekolah.

“Ini menjadi evaluasi bagi kita, khususnya dapur-dapur MBG yang ada di Penajam. Tidak semua yang berjalan baik selama ini tanpa kekurangan. Kejadian ini harus menjadi pelajaran agar ke depan lebih baik,” ujar Waris Muin.

Ia menjelaskan, program MBG sebelumnya telah berjalan selama dua hingga tiga bulan tanpa kendala berarti. Namun, insiden yang terjadi di wilayah Waru dan pusat Penajam menunjukkan adanya kemungkinan kelemahan dalam pengawasan. Terutama terkait menu tambahan seperti buah atau jenis makanan lainnya. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU akan segera memanggil seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam program tersebut, termasuk pihak SPPG, guna melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami dari pemerintah pasti akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mengetahui apa penyebabnya. Kita ingin tahu secara pasti apa yang menjadi penyebabnya,” tegasnya.

Abdul Waris menambahkan, selama ini dirinya melakukan pengawasan rutin terhadap pelaksanaan program MBG. Ia meminta laporan harian terkait makanan yang tidak dihabiskan siswa, kekurangan menu, hingga potensi kekurangan gizi atau vitamin.
“Saya kontrol setiap hari. Saya minta difoto sebelum disajikan. Jadi saya tahu kondisi di lapangan. Untuk yang di Waru kemarin saya belum sempat kontrol karena ada kegiatan di luar daerah. Tapi yang lainnya insyaallah sudah saya pantau,” jelasnya.

Terkait kelanjutan program MBG di sekolah-sekolah, Abdul Waris menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi secara internal pimpinan daerah dan akan menyurat untuk langkah evaluasi lanjutan.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua siswa yang terdampak insiden tersebut.

“Saya mohon maaf kepada seluruh orang tua siswa yang anaknya mengalami kelainan atau sedang dirawat akibat insiden ini. Ini bukan unsur kesengajaan atau kelalaian, namun tetap menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengevaluasi agar ke depan tidak terulang lagi. Kami akan berupaya sebaik mungkin agar anak-anak tetap sehat dan cerdas,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#WAKIL BUPATI PPU ABDUL WARIS MUIN #SD 008 Waru PPU #keracunan mbg