KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung, Lukasiwan, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit campak yang dikenal sangat mudah menular, terutama melalui udara.
Menurut Lukasiwan, campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengan tingkat penularan yang tinggi. Dalam kondisi tertentu, satu orang penderita bahkan dapat menularkan kepada banyak orang di sekitarnya.
“Campak itu virus, jadi memang cepat menular. Penularannya juga bisa melalui udara. Bahkan secara teori, satu orang bisa menularkan ke banyak orang, tergantung lingkungan. Kalau di rumah ada 20 orang, ya bisa saja semuanya tertular,” ujarnya belum lama ini.
Meski demikian, Lukasiwan mengaku belum memiliki data pasti terkait jumlah kasus campak di wilayah Penajam Paser Utara dalam beberapa bulan terakhir. Ia menyebutkan bahwa data tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut melalui sistem informasi rumah sakit.
“Saya belum bisa memastikan jumlah kasus dari Januari sampai sekarang. Nanti akan kami cek melalui sistem informasi manajemen rumah sakit,” katanya.
Namun, ia mengindikasikan bahwa kasus campak tetap ada, merujuk pada temuan pasien anak yang diduga mengalami gejala penyakit tersebut.
Terkait upaya pencegahan, Lukasiwan menegaskan bahwa penyediaan dan pelaksanaan vaksinasi berada di bawah kewenangan Dinas Kesehatan dan fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas.
“Untuk vaksin, baik itu vaksin campak, polio, dan lainnya, biasanya tersedia di Dinas Kesehatan dan puskesmas. Upaya preventif memang lebih banyak dilakukan di sana,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap sebagai langkah utama mencegah penyebaran campak, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala. (*)
Editor : Duito Susanto