Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polemik Upah Pekerja Teras Samarinda Masih Belum Tuntas, DPRD Akan Gelar RDP Lagi

Eko Pralistio
Penulis: Eko Pralistio❯
BEBERKAN: DPRD Samarinda berencana akan menggelar RDP untuk ke sekian kalinya terkait upah eks pekerja teras Samarinda.
BEBERKAN: DPRD Samarinda berencana akan menggelar RDP untuk ke sekian kalinya terkait upah eks pekerja teras Samarinda.

KALTIMPOST.ID, Polemik pembayaran upah eks pekerja Teras Samarinda Tahap I yang belum dibayarkan sejak 2024 kembali menjadi perhatian publik. Untuk ke sekian kalinya, DPRD Samarinda akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas permasalahan ini secara menyeluruh.


Advertisement

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan bahwa pihaknya akan membahas seluruh aspek proyek Teras Samarinda, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan anggaran yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

"Jika tidak ada halangan, kita akan membahas semua aspek terkait proyek ini dalam RDP yang dijadwalkan pada 10 Maret mendatang," ujar Deni, Senin (3/3).

Deni mengungkapkan bahwa sebelumnya, permasalahan upah pekerja proyek ini lebih banyak dibahas oleh Komisi IV DPRD Samarinda bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker). Namun, Komisi III mulai terlibat setelah audiensi terakhir, di mana mereka menemukan bahwa Kepala Dinas PUPR Samarinda, Desi Damayanti, tidak pernah hadir meskipun telah dipanggil berkali-kali.

Advertisement

"Saat itu kami baru mengetahui bahwa Kadis PUPR sudah dipanggil beberapa kali, tetapi tidak pernah datang. Mudah-mudahan pada pertemuan berikutnya, beliau bisa hadir langsung dan menjelaskan kendala yang ada, supaya kita bisa mencari solusi yang jelas," lanjutnya.

DPRD, kata Deni, mengutamakan pencarian solusi konkret agar masalah ini tidak terus berlarut-larut. Oleh karena itu, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Wali Kota Samarinda untuk meminta kejelasan terkait kasus ini, sekaligus memastikan agar Kepala Dinas PUPR hadir langsung dalam RDP mendatang.

"Kita tidak ingin nanti hanya diwakili oleh perwakilan yang memberikan jawaban tidak pasti. Kita ingin membahas semua hal terkait pembangunan infrastruktur di Kota Samarinda, bukan hanya soal upah pekerja," tegasnya.

Advertisement

Di lain sisi, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, akhirnya angkat bicara terkait ketidakhadiran Kepala Dinas PUPR dalam beberapa pertemuan sebelumnya. Andi Harun mengungkapkan bahwa Desi Damayanti saat ini tengah menjalani pengobatan secara berkala di Surabaya karena kondisi kesehatannya yang cukup serius.

EKO PRALISTIO

pralistioeko@gmail.com

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kasus Dugaan Korupsi Perumda Varia Niaga Jadi Alarm Evaluasi Tata Kelola BUMD, Ini Kata DPRD Samarin

Kasus Dugaan Korupsi Perumda Varia Niaga Jadi Alarm Evaluasi Tata Kelola BUMD, Ini Kata DPRD Samarin

Kasus dugaan korupsi Perumda Varia Niaga jadi alarm evaluasi BUMD. DPRD Samarinda minta operasional tetap berjalan & usut tuntas kerugian

DPRD Samarinda Mediasi Pengembang Grand City dan Warga Keledang Mas, Soroti Gerbang dan Banjir

DPRD Samarinda Mediasi Pengembang Grand City dan Warga Keledang Mas, Soroti Gerbang dan Banjir

DPRD Samarinda mediasi PT BSD & warga Keledang Mas. Ketua Komisi III Deni Hakim Anwar tekankan komunikasi gerbang & mitigasi banjir.

Proyek Grand City Dikeluhkan Warga, Aktivitas Pengiriman Alat Berat di Malam Hari Jadi Sorotan

Proyek Grand City Dikeluhkan Warga, Aktivitas Pengiriman Alat Berat di Malam Hari Jadi Sorotan

Warga keluhkan proyek Grand City Samarinda terkait gangguan alat berat dan risiko banjir. DPRD fasilitasi mediasi pengembang dan warga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer