Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BGN Apresiasi Percepatan Pembangunan 20 Dapur MBG di Samarinda

D
Penulis: Denny Saputra❯
DUKUNG: Nyoto Suwignyo (kedua kanan) bersama Waliukota Samarinda Andi Harun menggunting pita, tanda beroperasinya SPPG Bugis di Go Mall, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (6/11).
DUKUNG: Nyoto Suwignyo (kedua kanan) bersama Waliukota Samarinda Andi Harun menggunting pita, tanda beroperasinya SPPG Bugis di Go Mall, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Samarinda Kota, Kamis (6/11).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Progres pengadaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Samarinda mendapat apresiasi langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN). Hal itu disampaikan Deputi BGN Bidang Promosi dan Kerja Sama, Nyoto Suwignyo, saat menghadiri peresmian SPPG Bugis yang berlokasi di ruang bawah Go Mall Samarinda (eks Plaza Mulia), Jalan Bhayangkara, Kamis (6/11).


Advertisement

Dalam sambutannya, Nyoto Suwignyo memuji kecepatan Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan dapur MBG. Dia menyebut, April lalu pernah ke Samarinda dan masih sepi saja, namun kini sudah siap 20 dapur dan semua berjalan. “Insyaallah di 2025 ini 74 dapur bisa dibangun di Samarinda,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemkot dalam menjalankan amanah program Presiden untuk memastikan anak sekolah dasar mendapat asupan gizi seimbang setiap hari.

Terkait pasokan bahan pokok dan penting (bapokting) yang sempat disinggung Wali Kota Samarinda Andi Harun, Nyoto menilai kolaborasi lintas wilayah menjadi kunci keberlanjutan program. “Kami sudah menyarankan, semua harus berkolaborasi, mulai dari pemerintah kabupaten, kota, kecamatan, desa, provinsi, hingga pusat, bahkan lintas provinsi,” jelasnya.

Advertisement

Ia menambahkan, BGN tengah menyiapkan sistem digital berbasis aplikasi, agar setiap daerah bisa memantau ketersediaan stok pangan secara real time. Dengan begitu, jika satu daerah kekurangan pasokan, bisa segera diketahui dan disalurkan. “Tapi idealnya, tiap daerah menyiapkan bahan bakunya sendiri,” terangnya.

Ia juga menilai, pengelolaan SPPG Bugis oleh tenaga katering berpengalaman menjadi nilai tambah tersendiri. Dari sisi higienitas dan kesehatan makanan, seluruh proses sudah sesuai standar. “Selain itu, mereka juga aktif memberikan pelatihan kepada katering lain agar bisa ikut menjadi pengelola dapur MBG, termasuk menyiapkan sertifikasi penjamah makanan. Ini penting untuk memastikan kualitas gizi dan kebersihan tetap terjaga,” singkatnya.

BGN, lanjutnya, siap terus mendampingi Pemkot Samarinda dalam penyusunan rekomendasi dan standar teknis dapur MBG. “Kami membantu agar semua dapur bisa memenuhi persyaratan sistem logistik dan higienitas sesuai regulasi,” tutupnya. (*)

Advertisement

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ada Rakernas SPS di Samarinda, Wali Kota Siap Berdialog dengan Pengurus Media Se-Indonesia

Ada Rakernas SPS di Samarinda, Wali Kota Siap Berdialog dengan Pengurus Media Se-Indonesia

Andi Harun dukung Rakernas dan HUT ke-80 SPS di Samarinda pada 4–7 November 2026. Peserta dijadwalkan berdialog dan mengunjungi IKN.

Momen Sumpah Pemuda, Lurah Teluk Lerong Samarinda Ajak Generasi Muda Perkuat Nasionalisme

Momen Sumpah Pemuda, Lurah Teluk Lerong Samarinda Ajak Generasi Muda Perkuat Nasionalisme

Hari Sumpah Pemuda 2026, Lurah Teluk Lerong Ilir Samarinda ajak generasi muda perkuat nasionalisme dan lestarikan budaya lokal.

PAD Samarinda Tembus Rp 878,32 Miliar, Ditopang Realisasi Penerimaan BPHTB yang Tumbuh 15 Persen

PAD Samarinda Tembus Rp 878,32 Miliar, Ditopang Realisasi Penerimaan BPHTB yang Tumbuh 15 Persen

PAD Samarinda capai Rp 878,32 miliar hingga September 2026, tumbuh 4,10 persen. Bapenda evaluasi penerimaan untuk mengejar target.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer