Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Nataru, Stok Bapokting Samarinda Diklaim Masih Aman tapi Harga Cabai dan Bawang Tembus Segini

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
PENGAWASAN: Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri bersama unsur forkopimda sidak di pusat perbelanjaan untuk memantau ketersediaan serta harga bapokting menjelang Nataru. HAFIZ/KP
PENGAWASAN: Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri bersama unsur forkopimda sidak di pusat perbelanjaan untuk memantau ketersediaan serta harga bapokting menjelang Nataru. HAFIZ/KP

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Pemerintah Kota Samarinda memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan penting (bapokting) menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam kondisi aman dan terkendali.


Advertisement

Kepastian itu disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama unsur forkopimda, Rabu (10/12).

Saefuddin Zuhri manyampaikan, sidak dilakukan ke sejumlah titik, di antaranya Gudang Bulog Samarinda di kawasan Pergudangan Jalan Ir Sutami, Indogrosir, Pasar Merdeka, hingga distribusi elpiji SPBU Sentosa.

Dari hasil peninjauan di Bulog, dia menegaskan stok beras dipastikan cukup. Tidak hanya untuk kebutuhan Natal dan tahun baru, tapi aman hingga memasuki Ramadan dan Idulfitri mendatang. “Untuk stok beras Bulog insyaallah aman. Baik menghadapi Nataru, puasa, sampai Lebaran,” ujarnya.

Advertisement

Beras Bulog saat ini tersedia dari produksi dalam negeri dan impor. Secara tampilan, beras impor terlihat lebih putih dan bening, sementara beras lokal cenderung lebih gelap. Namun, dari sisi rasa, beras produksi dalam negeri dinilai lebih enak, pulen dan sesuai dengan selera masyarakat.

Selain beras, hasil pantauan terhadap bapokting lainnya secara umum dinilai stabil. Namun, Saefuddin mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama bawang merah dan cabai. Bahkan, untuk cabai, kenaikannya 100 persen.

Menurutnya, lonjakan harga tersebut disebabkan terganggunya produksi di daerah sentra akibat curah hujan tinggi dan banjir. “Produksi terganggu, barang sedikit, sementara permintaan tinggi. Otomatis harga naik. Pemkot Samarinda memastikan tidak tinggal diam dan akan menyiapkan langkah intervensi agar harga kembali stabil, jelasnya.

Advertisement

Salah satu opsi yang disiapkan adalah operasi pasar, khususnya untuk komoditas bawang merah dan cabai. Dari hasil pemantauan di Pasar Merdeka, harga bawang merah masih bervariasi, mulai Rp 49 ribu hingga Rp 57 ribu per kilogram.

“Kalau memang diperlukan, kami akan lakukan operasi pasar. Itu agar masyarakat tidak resah menghadapi Natal dan tahun baru,” tegasnya.

Sementara itu, untuk harga beras, Saefuddin memastikan tidak ada kenaikan signifikan. “Beras aman dan terkendali. Bahkan saya mengajak masyarakat menggunakan beras produksi dalam negeri karena rasanya lebih enak dan pulen,” ujarnya.

Dalam sidak tersebut, rombongan juga meninjau ketersediaan elpiji. Menanggapi temuan dugaan kekurangan berat pada tabung Bright Gas 12 kg non-subsidi di SPBU Sentosa, Saefuddin menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) terkait proses pengisian dan pengemasan. Dia menjelaskan, berat tabung kosong elpiji 12 kg berada di kisaran 15,1 kg dan kondisi tabung bekas bisa memengaruhi hasil penimbangan.

Untuk stok elpiji, baik nonsubsidi maupun subsidi, ketersediaannya aman hingga akhir tahun. Sedangkan elpiji 3 kilogram, dia menegaskan peruntukannya bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan distribusinya tetap diawasi.

Terkait isu beras oplosan, Saefuddin menegaskan pengawasan akan diperketat. Dia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan jika menemukan praktik tersebut di lapangan. “Kalau ada yang tahu beras oplosan, sampaikan ke pemerintah. Pengawasan akan kami perketat,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Beras Medium dan Telur Ayam Naik, Cabai Rawit Merah Justru Turun di PPU

Beras Medium dan Telur Ayam Naik, Cabai Rawit Merah Justru Turun di PPU

Beras medium dan telur ayam di PPU naik, sementara cabai rawit turun jadi Rp97.500/kg. Disketapang pastikan stok pangan aman.

Cabai Merah Keriting di PPU Melonjak 10 Persen, Harga Ikan Kembung Justru Melandai

Cabai Merah Keriting di PPU Melonjak 10 Persen, Harga Ikan Kembung Justru Melandai

Disketapang PPU catat harga cabai keriting naik 10,42% jadi Rp 66.250/kg per 6 Sep 2026. Sementara beras naik tipis dan ikan kembung turun.

Dituduh Pelakor dan Dikeroyok, Kemaluan Korban Dilumuri Bubuk Cabai, Lapor Polisi

Dituduh Pelakor dan Dikeroyok, Kemaluan Korban Dilumuri Bubuk Cabai, Lapor Polisi

Tak terima dituduh pelakor dan dikeroyok hingga kemaluannya dilumuri bubuk cabai, wanita di Sampang lapor polisi. Simak di Kaltim Post!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer