Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SK Siluman Diduga Dikeluarkan Eks Kadis DLH Samarinda, Diduga Terkait Proyek Perluasan RSUD AMS II

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
TERDAMPAK: Dampak pematangan (pengerukan) lahan diduga terkait proyek perluasan RSUD AMS II, hilangnya daerah tangkapan air yang mengakibatkan banjir.
TERDAMPAK: Dampak pematangan (pengerukan) lahan diduga terkait proyek perluasan RSUD AMS II, hilangnya daerah tangkapan air yang mengakibatkan banjir.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Sebuah Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani eks kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, mendadak menuai sorotan tajam.


Advertisement

SK yang disebut-sebut terbit menjelang masa pensiun pejabat bersangkutan itu diduga tidak melalui mekanisme pembahasan lintas sektoral dan tanpa sepengetahuan wali kota Samarinda.

Informasi yang dihimpun Kaltim Post, Selasa (16/12) malam, SK tersebut diduga memiliki korelasi langsung dengan aktivitas pematangan lahan atau pengurukan pada proyek perluasan RSUD Aji Muhammad Salehuddin (AMS) II yang berlokasi di Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara.

Dari dokumen yang diperoleh media ini, SK dimaksud disinyalir terbit tanpa melalui pembahasan substantif sebagaimana prosedur yang seharusnya. Dugaan pelanggaran prosedural itu memunculkan istilah “SK siluman” karena proses penerbitannya dinilai tertutup dan tidak transparan.

Advertisement

Persoalan itu mencuat setelah adanya aduan masyarakat yang menyatakan keberatan atas terbitnya SK tersebut. Aduan itu bahkan berkembang menjadi tuntutan agar Pemerintah Kota Samarinda segera membatalkan SK yang dianggap bermasalah dan menimbulkan dampak lingkungan, mulai hilangnya daerah tangkapan air yang mengakibatkan banjir, overload Sungai Rapak Binuang atau Perjuangan, dan pelaksanaan di puncak musim hujan.

Hingga berita ini diturunkan, Kaltim Post berupaya memastikan keabsahan serta prosedur penerbitan SK tersebut. Namun, pihak yang terkait masih belum bisa dimintai penjelasan. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Anggaran BBM Disesuaikan, Neni Moerniaeni Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas

Anggaran BBM Disesuaikan, Neni Moerniaeni Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas

Pemkot Bontang menyesuaikan anggaran BBM operasional OPD menyusul kenaikan harga BBM non subsidi. Memastikan pelayanan publik prioritas.

Musim Hujan Kaltim 2026/2027 Diprediksi Lebih Pendek, BMKG Minta Petani dan Pemda Siap-Siap   

Musim Hujan Kaltim 2026/2027 Diprediksi Lebih Pendek, BMKG Minta Petani dan Pemda Siap-Siap  

Badai fenomena El Nino berkekuatan tinggi diperkirakan masih akan mencengkeram wilayah Indonesia.

Antisipasi Banjir, Pemkot Samarinda Kebut Normalisasi Drainase

Antisipasi Banjir, Pemkot Samarinda Kebut Normalisasi Drainase

Pemkot Samarinda menggencarkan normalisasi drainase dan pengerukan sedimentasi di sejumlah titik rawan genangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer