Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar Pagi Samarinda Dibuka Bertahap, Pedagang Diminta Aktif Berjualan dan Jaga Keamanan

D
Penulis: Denny Saputra❯
MULAI: Aktvitas jual beli di Pasar Pagi Samarinda, sudah dimulai, meski belum diadakan seremonial persemian, Rabu (7/1).
MULAI: Aktvitas jual beli di Pasar Pagi Samarinda, sudah dimulai, meski belum diadakan seremonial persemian, Rabu (7/1).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Pemerintah Kota Samarinda perlahan membuka Pasar Pagi untuk masyarakat. Melalui Surat Edaran Nomor 500/017/100.11.02 yang diterbitkan Dinas Perdagangan sejak Selasa (6/1), pasar tersebut sudah dapat dikunjungi konsumen sekaligus digunakan pedagang untuk mulai berjualan.


Advertisement

Dalam edaran itu ditegaskan, pedagang yang telah menerima QR ID dan kunci kios diminta segera mengaktifkan lapak masing-masing. Disdag juga mengingatkan pedagang agar menjaga ketertiban serta keamanan barang dagangan selama aktivitas pasar berlangsung.

Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani, mengatakan pembukaan Pasar Pagi ini dilakukan bertahap sambil merapikan sejumlah aspek teknis di lapangan. Meski demikian, aktivitas jual beli sudah diperbolehkan, termasuk bagi pedagang yang masih berada dalam proses penyesuaian lokasi kios.

“Silakan saja berjualan, masyarakat juga sudah boleh datang. Tapi memang di masa pindahan ini situasinya lebih riweh, banyak orang keluar-masuk, naik turun,” ujarnya, dikonfirmasi Rabu (7/1).

Advertisement

Ia menegaskan, pengamanan tetap disiapkan oleh pengelola, namun pedagang tetap diminta menjaga kios masing-masing. Pasalnya, sistem keamanan yang ada bersifat menyeluruh dan tidak bisa mengawasi setiap lapak secara individual. “Kalau hanya mengandalkan keamanan secara umum tentu untuk keseluruhan. Kami harap jangan sampai muncul keluhan barang hilang, karena tanggung jawab utama tetap di pedagang,” tegasnya.

Terkait parkir, Nurrahmani menyebut hingga saat ini belum diberlakukan tarif resmi. Penataan parkir masih menunggu hasil peninjauan lapangan yang dijadwalkan Kamis ini bersama bagian Kerja Sama Pemkot Samarinda, sebelum diseragamkan dengan Dinas Perhubungan. “Parkir belum berbayar. Kamis ini akan ditinjau dulu, nanti diseragamkan dengan Dishub,” sebutnya.

Sedangkan mengenai kapan seremonial peresmian akan dilakukan, pihaknya menunggu petunjuk pimpinan, yakni Walikota Samarinda Andi Harun. “Kami menunggu keputusan walikota,” singkatnya.

Advertisement

Sementara itu, dari sisi pendaftaran pedagang, Disdag mencatat sebanyak 1.661 pedagang telah terdaftar. Dari jumlah tersebut, 1.332 pedagang telah mengambil kunci kios secara normal. Sisanya masih dalam proses perbaikan data akibat kesalahan penempatan lokasi.

“Contohnya pedagang pakaian seharusnya di lantai tertentu, tapi sempat masuk ke lantai lima. Itu murni kesalahan input dan sedang kami perbaiki minggu ini. termasuk tahap selanjutnya masih tersisa sekitar 701 kios lagi, ditargetkan selesai bulan ini,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

   Pasar Buah Jalan Merdeka Kembali Diusulkan Rampung 2027

Pasar Buah Jalan Merdeka Kembali Diusulkan Rampung 2027

Pembangunan Pasar Buah di Jalan Merdeka, hingga kini belum rampung. Masih ada sejumlah pekerjaan, mulai lantai, meja lapak hingga listrik

Pemadaman Listrik Bergilir di Samarinda, Disdag Pastikan Operasional Pasar Pagi Tetap Berjalan

Pemadaman Listrik Bergilir di Samarinda, Disdag Pastikan Operasional Pasar Pagi Tetap Berjalan

Disdag pastikan pemadaman listrik bergilir di Samarinda tak ganggu Pasar Pagi. Genset otomatis siap suplai listrik lantai 1 hingga 7.

Stok Pangan Samarinda Aman dari El Nino, Disdag: Pasar Murah di 20 Titik

Stok Pangan Samarinda Aman dari El Nino, Disdag: Pasar Murah di 20 Titik

Disdag pastikan stok pangan Samarinda aman hadapi kemarau El Nino.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer