Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fantastis! Anggaran Proyek Sekolah Rakyat di Samarinda Capai Rp 247 Miliar, Ini Peruntukannya...

D
Penulis: Denny Saputra❯
Area lahan seluas 7 hektare di seberang Stadion Utama Palaran akan menjadi lokasi SR di Samarinda. (FOTO DENNY SAPUTRA/KP)
Area lahan seluas 7 hektare di seberang Stadion Utama Palaran akan menjadi lokasi SR di Samarinda. (FOTO DENNY SAPUTRA/KP)

KALTIMPOST.ID-Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Samarinda resmi memasuki tahap groundbreaking sebagai bagian dari agenda nasional penguatan akses pendidikan.


Advertisement

Meski pekerjaan fisik telah mulai berjalan sejak beberapa pekan lalu, peresmian secara nasional baru dilaksanakan dan dipusatkan pada hari ini, Senin (12/1).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda Asli Nuryadi menyebutkan bahwa kontrak pembangunan sekolah rakyat (SR) di Samarinda sebenarnya telah ditandatangani beberapa pekan sebelumnya.

Namun, groundbreaking ini menjadi penanda resmi dimulainya proyek tersebut secara nasional.

Advertisement

“Kalau secara teknis, teman-teman sudah mulai bekerja. Tapi resminya secara nasional hari ini Seperti yang kita lihat di lapangan, pekerjaan memang sudah berjalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat Samarinda dibangun dengan nilai anggaran sekitar Rp 247 miliar.

Anggaran tersebut mencakup pembangunan sejumlah fasilitas utama dan penunjang, mulai gedung sekolah hingga sarana pendukung lainnya.

Advertisement

“Angkanya kurang lebih Rp 247 miliar. Tadi kami lihat di layar ada beberapa bangunan, termasuk masjid, lapangan bola, dan fasilitas lainnya. Ini di luar mebelernya,” jelasnya.

SR yang dibangun di Samarinda mencakup jenjang pendidikan lengkap, mulai SD hingga SMA.

Asli menyebut, Samarinda menjadi salah satu daerah yang masuk dalam daftar prioritas pembangunan fisik SR secara nasional.

“Dari sekitar 114 sekolah yang mulai pekerjaan fisiknya, salah satunya Samarinda. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita,” terangnya.

Ia menambahkan, seluruh pembiayaan pembangunan bersumber dari pemerintah pusat melalui Kementerian PU.

Sementara Pemkot Samarinda berperan sebagai penerima manfaat dan pendukung, khususnya dalam penyediaan lahan.

“Penganggarannya semua dari pusat. Operasionalnya juga dari Kemensos, mulai makan, laptop hingga pakaian, semuanya disiapkan,” tutupnya. (rd)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Luar Biasa! Wartawan Kaltim Post Anggi Praditha Borong Dua Medali Emas di Porwada Kaltim 2026

Luar Biasa! Wartawan Kaltim Post Anggi Praditha Borong Dua Medali Emas di Porwada Kaltim 2026

Anggi Praditha, wartawan Kaltim Post, borong dua emas PORWADA IV Kaltim 2026 dari lari 100 meter putri dan bulu tangkis ganda putri.

Siswa SMK 1 Balikpapan Kini Berpeluang Magang di Pengadilan Militer, Ini yang Akan Dipelajari

Siswa SMK 1 Balikpapan Kini Berpeluang Magang di Pengadilan Militer, Ini yang Akan Dipelajari

Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan gandeng SMKN 1 membuka peluang PKL dan magang bagi siswa untuk memperkuat keterampilan dan disiplin.

Baru Pertama Ikut Porwada Kaltim, Wartawan Kaltim Post Bareng Pasangannya Langsung Sabet Medali Emas

Baru Pertama Ikut Porwada Kaltim, Wartawan Kaltim Post Bareng Pasangannya Langsung Sabet Medali Emas

Anggi Praditha dan Maya Sari raih emas bulu tangkis ganda putri PORWADA IV Kaltim 2026. Dua wartawan Balikpapan juara pada debut perdana.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer