Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terdampak Pemangkasan Anggaran, HUT Samarinda Bakal Digelar Tanpa Seremonial

D
Penulis: Denny Saputra❯

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Daerah Kota Samarinda Dinvi Kurniadi.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Daerah Kota Samarinda Dinvi Kurniadi.
 


Advertisement

SAMARINDA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Samarinda ke-358 dan HUT Pemerintah Kota Samarinda ke-66 pada 2026 dipastikan berlangsung tanpa rangkaian kegiatan seremonial. Kebijakan ini diambil di tengah kondisi fiskal daerah yang mengalami pengetatan anggaran. Seluruh agenda peringatan yang biasanya digelar setiap 26 Januari ditiadakan.

Sejumlah kegiatan yang pada tahun-tahun sebelumnya rutin dilaksanakan, seperti upacara HUT, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, ziarah ke makam La Mohang Daeng Mangkona, jalan santai, hingga berbagai perlombaan di tingkat RT, kelurahan, dan kecamatan, tidak digelar tahun ini. Samarinda Festival yang biasanya menjadi penutup rangkaian perayaan juga ditiadakan.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Daerah Kota Samarinda Dinvi Kurniadi mengatakan keputusan tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah. Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan wali kota serta instruksi pemerintah pusat untuk menekan belanja kegiatan yang bersifat seremonial.

Advertisement

“Kegiatan seremonial termasuk HUT kota, ditiadakan,” ujarnya, dikonfirmasi, Selasa (20/1)

Sebagai gantinya, peringatan upacara HUT Samarinda tahun ini hanya diisi dengan rapat paripurna DPRD Kota Samarinda yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (21/1) pukul 20.00 Wita. Rapat tersebut menjadi satu-satunya agenda resmi dalam rangka HUT kota dan HUT pemkot tahun ini. “Hanya itu saja,” singkatnya.

Dinvi menjelaskan, keputusan meniadakan anggaran HUT sebenarnya telah dibahas sejak rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada tahun sebelumnya. Anggaran hanya diplot untuk pelaksanaan rapat paripurna, sementara kegiatan lain di tingkat kecamatan dan kelurahan juga tidak dianggarkan.

Advertisement

“Keputusan ini diambil sebagaimana pemangkasan anggaran serta arahan dari pemerintah pusat,” terangnya.

Pemkot Samarinda pun telah menyampaikan penyesuaian kebijakan ini kepada seluruh perangkat wilayah. Pemerintah berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang ada dan ikut berempati dengan kebijakan efisiensi tersebut.

“Dengan adanya efisiensi anggaran, hampir seluruh kegiatan yang bersifat seremoni kita tunda, termasuk HUT Kota Samarinda ke-358 dan HUT Pemkot ke-66. Tahun ini murni hanya rapat paripurna sesuai arahan Pak Wali Kota Samarinda dan instruksi pusat untuk mengurangi kegiatan seremoni, dan kami mohon maaf kepada masyarakat, tanpa mengurangi makna HUT pembangunan Kota Samarinda,” tegasnya.

Meski demikian dia mengaku, adanya efisiensi anggaran diharapkan tidak menyurutkan semangat dan dukungan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kebersihan kota ini. “Pemerintah tetap optimistis untuk menjalankan pembangunan,” pungkasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Upacara Tabur Bunga di TMP, Ini Harapan Purnawirawan Polri

Upacara Tabur Bunga di TMP, Ini Harapan Purnawirawan Polri

Purnawirawan dan Warakawuri Polri Polda Kaltim upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Agung, Balikpapan.

Anggaran Terbatas, Berau Andalkan Dukungan Pusat untuk Atasi Keterbatasan Air Minum di Pedalaman

Anggaran Terbatas, Berau Andalkan Dukungan Pusat untuk Atasi Keterbatasan Air Minum di Pedalaman

Pemkab Berau usulkan penguatan SWRO dan Pamsimas ke Kementerian PU untuk memperluas akses air minum di pesisir, kepulauan, dan pedalaman.

LAPSUS: Demi Menghemat Anggaran, Porprov Kaltim Kurangi 14 Cabor dan Sejumlah Nomor Pertandingan

LAPSUS: Demi Menghemat Anggaran, Porprov Kaltim Kurangi 14 Cabor dan Sejumlah Nomor Pertandingan

Efisiensi anggaran Porprov Kaltim 2026 membuat 14 dari 64 cabor harus bertanding mandiri. Sejumlah nomor pertandingan juga dikurangi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer