Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fender Jembatan Mahakam I Ditarget Tiga Bulan, Yang Baru Lebih Lebar dari Sebelumnya

Dwi Restu Amrullah
Penulis: Dwi Restu Amrullah❯
DITARGETKAN: Pekerjaan konstruksi fender dan dolphin Jembatan Mahakam dalam proses, dan tiga bulan ke depan harus rampung.
DITARGETKAN: Pekerjaan konstruksi fender dan dolphin Jembatan Mahakam dalam proses, dan tiga bulan ke depan harus rampung.

 


Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Setelah hampir satu tahun Jembatan Mahakam I tanpa fender atau pelindung pilar, jembatan yang dibangun di era presiden Soeharto akhirnya kembali dilindungi fender. 

Dengan anggaran mencapai sekitar Rp 27,2 miliar, perbaikan dolphin dan fender Jembatan Mahakam diyakini mampu melindungi pilar jembatan.

Fender utama di pilar tiga (P3), dikerjakan PT Mitra Tujuh Bersaudara (MTB) dengan kontraktor pelaksana PT Naviri Multi Kontruksi (NMK) dan PT AWEfendi Geostruk Indonesia sebagai konsultan pengawas.

Advertisement

Kegiatan seremoni berlangsung di area workshop proyek di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, dihadiri sejumlah undangan, seperti Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, DPRD Kaltim, KSOP Kelas I Samarinda, PT Pelindo, dan kepolisian.

Project Manager proyek perbaikan dolphin dan fender Jembatan Mahakam PT NMK, Dani Rosyandi menegaskan, hanya ada satu fender yang akan dikerjakan.

"Ada 12 tiang pancang yang ditanam 60 meter ke dasar sungai. Jadi nanti tiap pancang ada 5 sambungan," ungkapnya.

Advertisement

Fender yang dibangun dalam jangka waktu tiga bulan itu berukuran lebih besar dari sebelumnya, yang hanya menggunakan sekitar 6 tiang pancang.

"Yang kami kerjakan bulat dengan diameter 8 meter. Sedangkan untuk diameter fender yang lama sekitar 6 meter," imbuhnya.

Disinggung ihwal kendala dalam pengerjaan, lanjut Dani, hal itu terjadi ketika pasang-surut air. "Ketika air surut arus lebih deras. Dan di bawah itu masih ada bangkai fender lama," bebernya.

Terpisah Kabid Status Hukum dan Sertifikasi KSOP Kelas I Samarinda, Capt Ridha Rengreng menjelaskan, pihaknya menyambut baik pembangunan fender yang merupajan pengaman pilar utama Jembatan Mahakam.

"Kami sudah lihat langsung seperti apa pekerjaan dan juga kualitas material yang digunakan," jelasnya.

Sebelum pembanguan fender dimulai, pihaknya bersama sejumlah unsur terkait sudah melakukan pengawasan, sehingga insiden tertabraknya Jembatan Mahakam I bisa dihindari. "Tentunya kita tidak menginginkan insiden serupa itu kembali terjadi," kuncinya.

Selain itu, Asisten Satker Perencanaan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Kaltim Sri Widodo menjelaskan, memang sempat ada jeda terkait pengerjaan fender dan dolphin di Jembatan Mahakam.

“Termasuk sistem kontrak, tapi alhamdulillah sudah bisa dikerjakan. Itu semua tidak terlepas dari koordinasi yang kuat,” sebutnya. 

Disinggung terkait hanya satu fender, dari kontrak memang pekerjaan satu fender. “Tapi nanti bisa kami usulkan lagi,” tegasnya. “Kalau aman, insyallah aman. Dan tentunya tidak diharapkan ada kejadian tak diinginkan,” tegasnya. (*)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Trotoar Bontang Kuala Masuk Prioritas 2027, Dinas PUPRK Siapkan Jalur Beton Setinggi 90 Sentimeter

Trotoar Bontang Kuala Masuk Prioritas 2027, Dinas PUPRK Siapkan Jalur Beton Setinggi 90 Sentimeter

Penanganan trotoar di Jalan Kapten Piere Tendean, kawasan Bontang Kuala, kembali masuk daftar prioritas pembangunan infrastruktur Bontang.

Syarat Wajib Tender Proyek 2025 di PPU Tembus 2.365 Sertifikat, DPUPR Ingatkan Kontraktor Tak Sekadar Syarat Formalitas

Syarat Wajib Tender Proyek 2025 di PPU Tembus 2.365 Sertifikat, DPUPR Ingatkan Kontraktor Tak Sekadar Syarat Formalitas

Kepemilikan Sertifikat Jasa Konstruksi (Jakon) tak hanya bermanfaat bagi individu pekerja. Tetapi juga syarat mutlak dalam proses lelang.

DPUPR PPU Genjot Sertifikasi Pekerja Konstruksi, Bekal Modal Kerja hingga Buka Peluang Fresh Graduate

DPUPR PPU Genjot Sertifikasi Pekerja Konstruksi, Bekal Modal Kerja hingga Buka Peluang Fresh Graduate

DPUPR Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong percepatan sertifikasi bagi para tenaga kerja Jasa Konstruksi (Jakon) lokal bisa terserap.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer