Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Zakat Drive-Thru Pertama di Samarinda, Intip Metode Kerjanya

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯

PRAKTIS: Layanan pembayaran zakat drive thru dari Baznas Samarinda memudahkan muzakki berzakat selama Ramadan.
PRAKTIS: Layanan pembayaran zakat drive thru dari Baznas Samarinda memudahkan muzakki berzakat selama Ramadan.


Advertisement

 

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Ingin membayar zakat tanpa harus turun dari kendaraan? Inovasi itu kini dihadirkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Samarinda.

Advertisement

Untuk pertama kalinya Baznas membuka layanan Zakat Drive Thru pada Ramadan 1447 H/2026 M, memudahkan muzakki atau pembayar zakat menunaikan kewajiban secara cepat dan praktis.

Ketua Baznas Samarinda, Ahmad Syahir Idris menjelaskan program tersebut ditujukan bagi para muzakki yang memiliki keterbatasan waktu sehingga tidak sempat datang langsung ke kantor Baznas.

"Layanan zakat drive thru itu salah satu program untuk memudahkan para muzakki atau pendonor yang ingin membayar zakat tapi tidak sempat ke kantor. Jadi cukup dari atas kendaraan," ujarnya, Rabu (25/2).

Advertisement

Layanan drive thru saat ini baru tersedia di dua titik, yakni di Kampung Ramadan kawasan Eks Bandara Temindung dan di Kantor Baznas Samarinda.

Sementara gerai penerimaan zakat lainnya juga dibuka di sejumlah pusat perbelanjaan dan ritel modern, namun khusus konsep drive thru masih terbatas di dua lokasi tersebut. "Karena keterbatasan sumber daya, sementara ini kita maksimalkan dua titik drive thru," jelasnya.

Untuk jam operasional pembayaran zakat drive thru, layanan di eks Bandara Temindung dibuka sejak pagi hingga sekitar pukul 22.00 Wita. Pembayaran difokuskan secara non-tunai menggunakan QRIS, meski tetap menerima pembayaran dalam bentuk beras dan pembayaran fidyah.

"Kalau bisa semuanya non-tunai. Makanya kita gunakan QRIS. Rata-rata pembayaran drive thru memang non-tunai," terangnya.

Baznas juga menetapkan besaran zakat fitrah dalam tiga kategori, yakni Rp 50 ribu, Rp 60 ribu, dan Rp 70 ribu. Selain zakat fitrah, masyarakat juga dapat menunaikan zakat mal maupun membayar fidyah melalui layanan tersebut.

Ke depan, Baznas berencana mengembangkan konsep pembayaran zakat serupa ATM drive-thru di beberapa ruas jalan kota Samarinda. Sistemnya dirancang berbasis e-money maupun pemindaian barcode.

Namun, realisasinya masih menunggu kesiapan anggaran. "Insyaallah direncanakan pembukaan tambahan di akhir tahun ini," pungkasnya.

Tak hanya layanan zakat, dalam rangkaian Kampung Ramadan, Baznas juga menyiapkan 50 tenan. Sebanyak 30 tenan diperuntukkan bagi pelaku UMKM, sedangkan sisanya untuk komersial dan promosi usaha. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ingin Jadi Pimpinan BAZNAS PPU Periode 2026–2031? Pendaftaran Online Resmi Dibuka Melalui SIMZAT

Ingin Jadi Pimpinan BAZNAS PPU Periode 2026–2031? Pendaftaran Online Resmi Dibuka Melalui SIMZAT

Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS PPU 2026–2031 resmi dibuka online via SIMZAT Kemenag hingga 24 Agustus 2026. Buka peluang untuk publik.

Pemkab Kutai Barat Perkuat Tata Kelola Zakat Melalui Monev   

Pemkab Kutai Barat Perkuat Tata Kelola Zakat Melalui Monev  

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Progam Z-Chicken dari Baznas Kaltim jadi Jalan Mustahik Mandiri Ekonomi

Progam Z-Chicken dari Baznas Kaltim jadi Jalan Mustahik Mandiri Ekonomi

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim memberikan bantuan berupa pelatihan dan modal bagi 35 mustahik, yang nantinya berkembang mandiri.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer