Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disdag Tegaskan Verifikasi Data Jadi Dasar Pembagian Lapak Pasar Pagi

D
Penulis: Denny Saputra❯

Nurrahamani
Nurrahamani


Advertisement

SAMARINDA- Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda menegaskan proses distribusi lapak di Pasar Pagi berjalan sesuai jadwal pemerintah kota. Pembagian dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kelengkapan data serta kondisi riil pedagang di lapangan.

Kepala Disdag Samarinda Nurrahami menyampaikan pemerintah tetap membuka komunikasi dengan pedagang, namun pelayanan dilakukan secara personal, bukan melalui forum tertentu.

“Terus terang kami tidak lagi berpegang pada forum. Yang kami layani adalah personal. Ketika mereka datang sebagai pemilik lapak, kami tetap welcome untuk komunikasi,” ujarnya, ditemui usai menerima peserta aksi di kantor Disdag Samarinda, Selasa (10/3).

Advertisement

Menurutnya, proses verifikasi data menjadi tahap penting sebelum lapak dibagikan. Sebab saat penyetoran awal, banyak data yang belum lengkap sehingga perlu disandingkan kembali dengan data pemerintah. “Kami sandingkan lagi data mereka dengan data yang kami miliki. Kalau memang masuk dalam kriteria, pasti kami berikan,” jelasnya.

Nurrahami menambahkan pembagian lapak juga harus mempertimbangkan pedagang lain yang selama ini aktif berjualan namun belum memiliki tempat. Karena itu pemerintah tidak bisa langsung mengakomodasi seluruh tuntutan pemegang SKTUB. “Ini sebagaimana arahan walikota,” singkatnya.

Ia menerangkan, pada tahap pertama hingga ketiga sudah ada ribuan pedagang yang menerima kunci lapak. Sebagian di antaranya juga berasal dari kelompok pemilik SKTUB yang sebelumnya diajukan. “Di tahap ketiga ada 54 pedagang yang menerima, sekitar 30 lebih di antaranya berasal dari kelompok 379 itu,” ungkapnya.

Advertisement

Pemerintah juga memberi batas waktu bagi penerima tahap pertama yang belum mengambil kunci. Jika tetap tidak diambil, lapak tersebut akan dialihkan kepada pedagang lain yang lebih membutuhkan. “Kalau tidak diambil dalam sepuluh hari kerja, maka lapak itu akan menjadi milik pemkot dan kami bagikan lagi ke pedagang lain,” tutupnya.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada 3 tahap pembagian kios, yakni tahap pertama sebanyak 1.804 lapak/kios, tahap kedua sebanyak 480 lapak/kios dan tahap ketiga sekitar 54 kios/lapak. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

   Pasar Buah Jalan Merdeka Kembali Diusulkan Rampung 2027

Pasar Buah Jalan Merdeka Kembali Diusulkan Rampung 2027

Pembangunan Pasar Buah di Jalan Merdeka, hingga kini belum rampung. Masih ada sejumlah pekerjaan, mulai lantai, meja lapak hingga listrik

Pemadaman Listrik Bergilir di Samarinda, Disdag Pastikan Operasional Pasar Pagi Tetap Berjalan

Pemadaman Listrik Bergilir di Samarinda, Disdag Pastikan Operasional Pasar Pagi Tetap Berjalan

Disdag pastikan pemadaman listrik bergilir di Samarinda tak ganggu Pasar Pagi. Genset otomatis siap suplai listrik lantai 1 hingga 7.

Stok Pangan Samarinda Aman dari El Nino, Disdag: Pasar Murah di 20 Titik

Stok Pangan Samarinda Aman dari El Nino, Disdag: Pasar Murah di 20 Titik

Disdag pastikan stok pangan Samarinda aman hadapi kemarau El Nino.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer