Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tutup 12 SPPG di Samarinda, Dinas Kesehatan Samarinda: Itu Kewenangan BGN

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
DITANGGUHKAN: SPPG Air Putih 2 di Samarinda Ulu menjadi salah satu unit yang ditutup sementara oleh BGN karena terkendala masalah IPAL. (HAFIZ/KP)
DITANGGUHKAN: SPPG Air Putih 2 di Samarinda Ulu menjadi salah satu unit yang ditutup sementara oleh BGN karena terkendala masalah IPAL. (HAFIZ/KP)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Program Makan Gizi Gratis (MBG) di Samarinda mendadak tersendat. Belasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa ditutup sementara, akibat persoalan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Penutupan tersebut merupakan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) berdasarkan surat resmi Nomor 1204/D.TWS/3/2026 tertanggal 31 Maret 2026. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 74 SPPG di Kalimantan Timur yang dihentikan operasionalnya, dengan 12 unit di antaranya berada di Samarinda.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda dr Ismid Kusasih membenarkan adanya penghentian SPPG tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa kebijakan itu sepenuhnya menjadi kewenangan BGN.

"Dari laporan, di Samarinda ada 12 SPPG. Penghentian sementara itu kewenangan BGN, dan dasarnya terkait persoalan IPAL," ujarnya, Kamis (9/4). 

Advertisement

Dia menjelaskan, persoalan IPAL bukan merupakan ranah Dinas Kesehatan, melainkan menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Peran Diskes dalam program tersebut lebih kepada pengawasan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), khususnya pada aspek kesehatan.

Di antaranya, pengawasan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta penanganan apabila terjadi dampak kesehatan, seperti kasus keracunan pada anak penerima manfaat program MBG. "Diskes fokus pada pengawasan kesehatan. Misalnya kalau ada kejadian keracunan pada penerima manfaat,” tutupnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Ditutup Total Mulai 14 Mei, Perbaikan Jalan Longsor Telan Anggaran Rp 9,5 Miliar

Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Ditutup Total Mulai 14 Mei, Perbaikan Jalan Longsor Telan Anggaran Rp 9,5 Miliar

Arus lalu lintas di Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan ditutup total mulai Kamis (14/5) guna menangani penurunan badan jalan.

THM di Desa Tanjung Aru yang Jajakan "LC" Resmi Ditutup karena Meresahkan Warga, Ada Indikasi Kegiatan Terselubung Lainnya

THM di Desa Tanjung Aru yang Jajakan "LC" Resmi Ditutup karena Meresahkan Warga, Ada Indikasi Kegiatan Terselubung Lainnya

Sejumlah tempat hiburan di Paser resmi ditutup setelah adanya indikasi kegiatan tak sepatutnya dan menjual minuman beralkohol.

DLH Samarinda Awasi Pengelolaan Limbah 57 SPPG, Uji Kualitas Air Masih Minim

DLH Samarinda Awasi Pengelolaan Limbah 57 SPPG, Uji Kualitas Air Masih Minim

DLH Samarinda memperketat pengawasan limbah 57 SPPG. Meski sarana membaik, pengujian kualitas air limbah masih menjadi tantangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer