Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Juknis SPMB Samarinda Rampung, Pendaftaran SD–SMP Mulai Juni

D
Penulis: Denny Saputra❯
TUNGGU: Disdikbud Samarinda masih merampungkan draft juknis SPMB sebelum disosialisasikan ke masyarakat.
TUNGGU: Disdikbud Samarinda masih merampungkan draft juknis SPMB sebelum disosialisasikan ke masyarakat.

Advertisement

SAMARINDA-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda merampungkan draft petunjuk teknis (juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027. Dokumen tersebut kini menunggu penandatanganan Wali Kota sebelum disosialisasikan ke seluruh sekolah. Jika sudah disahkan, juknis segera disebarkan ke jenjang SD dan SMP sebagai pedoman pelaksanaan penerimaan siswa baru.

Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Samarinda Ibnu Araby menjelaskan, draft juknis saat ini telah diserahkan ke Bagian Hukum Setkot untuk proses finalisasi. Setelah ditandatangani wali kota, pihaknya akan langsung melakukan sosialisasi kepada sekolah.

“Draft juknis SPMB sudah kami kirim ke Bagian Hukum untuk ditandatangani Pak Wali. Kalau sudah selesai, segera kami sosialisasikan ke sekolah SD maupun SMP,” ujarnya, Senin (27/4).

Advertisement

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda Wahiduddin menambahkan, secara substansi juknis sebenarnya sudah rampung. Hanya ada sedikit revisi pada redaksi kalimat sehingga perlu diperbaiki sebelum dokumen benar-benar difinalkan.

“Secara prinsip sudah selesai. Kemarin hanya ada satu kalimat yang perlu diperbaiki tata bahasanya, jadi diulang lagi. Tapi intinya juknisnya sudah final,” jelasnya.

Sedangkan untuk jadwal pendaftaran, Disdikbud merencanakan proses dimulai pada awal Juni. Jenjang SD akan membuka pendaftaran lebih dulu, kemudian disusul SMP dengan selang waktu sekitar beberapa hari. “Kalau jadwalnya rencana mulai 2 Juni. SD duluan, kemudian SMP menyusul, biasanya jaraknya sekitar sepuluh harian,” singkatnya.

Advertisement

Sistem pendaftaran masih menggunakan aplikasi yang sama seperti tahun sebelumnya, meski nama aplikasinya kemungkinan akan diubah. Pengoperasian sistem tersebut akan dilakukan bersama tim Diskominfo Samarinda. “Pendaftarannya tetap online seperti tahun lalu. Aplikasinya masih yang lama, nanti dioperasionalkan bersama Kominfo,” tambahnya.

Disdikbud memperkirakan daya tampung SMP negeri sekitar 12 ribu kursi dari total 50 sekolah. Sementara daya tampung SD negeri diperkirakan sekitar 10 ribu siswa. “Untuk detailnya akan tertuang dalam juknis ya,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sisa Lima Siswa Belum Dapat Sekolah, Pemkot Target Tuntas Sebelum MPLS Berakhir

Sisa Lima Siswa Belum Dapat Sekolah, Pemkot Target Tuntas Sebelum MPLS Berakhir

Saat ini, hanya tersisa lima calon siswa SMP yang belum dapat sekolah dalam proses SPMB. Pemkot sebut masih dalam proses penelusuran.

SPMB 2026 Kaltim Dibuka 22 Juni, SMA dan SMK di Bontang Siapkan Kuota Ratusan Kursi

SPMB 2026 Kaltim Dibuka 22 Juni, SMA dan SMK di Bontang Siapkan Kuota Ratusan Kursi

Sejumlah tahapan persiapan untuk SPMB tingkat SMA/SMK di Bontang terus dipantau. Sejumlah persyaratan jadi catatan yang harus diperhatikan.

KPK Terbitkan SE Larangan Gratifikasi di SPMB 2026, Soroti Praktik Siswa Titipan

KPK Terbitkan SE Larangan Gratifikasi di SPMB 2026, Soroti Praktik Siswa Titipan

KPK terbitkan SE larangan gratifikasi selama proses SPMB 2026 berlangsung. Hal ini karena banyaknya siswa titipan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer