Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasca Kebakaran, Aktivitas Los Sayur Pasar Segiri Mulai Pulih

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
PULIH KEMBALI: Bangunan semi permanen los sayur Pasar Segiri Samarinda mulai ditempati pedagang pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. (HAFIZ/KP)  
PULIH KEMBALI: Bangunan semi permanen los sayur Pasar Segiri Samarinda mulai ditempati pedagang pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. (HAFIZ/KP)    

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dua bulan pascakebakaran yang melanda kawasan los sayur Pasar Segiri, aktivitas pedagang perlahan mulai kembali normal. Bangunan semi permanen yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kini telah rampung dan mulai ditempati para pedagang terdampak kebakaran.

Sebanyak 142 kios sementara berdiri di lokasi bekas kebakaran dengan kondisi yang jauh lebih tertata dibanding sebelumnya. Meski begitu, hingga kini belum seluruh lapak terisi karena proses perpindahan pedagang masih dilakukan secara bertahap.

Advertisement

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengatakan, pembangunan los semi permanen tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan aktivitas perdagangan di Pasar Segiri pascakebakaran beberapa waktu lalu.

"Alhamdulillah sekarang lantainya sudah bagus, atapnya juga sudah bagus. Tinggal pedagangnya bertahap mengisi petak-petak kios yang sudah disiapkan," ujarnya, Kamis (21/5).

Advertisement

Ia menjelaskan, masih adanya kios kosong bukan karena minim peminat, melainkan proses penataan dan perpindahan pedagang yang belum seluruhnya selesai dilakukan. "Memang tadi masih ada beberapa yang kosong, tapi itu bertahap diisi pedagang. Insya Allah sekarang kondisinya jauh lebih baik dibanding setelah kebakaran kemarin," jelasnya.

Selain memperbaiki fasilitas dasar seperti lantai dan atap, pembangunan juga dibarengi penataan ulang area kios agar aktivitas jual beli menjadi lebih rapi dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Saefuddin menyebut pembangunan los semi permanen tersebut menelan anggaran sekitar Rp 1,1 miliar.

Anggaran digunakan untuk pembangunan atap, lantai, hingga petak-petak kios sementara bagi pedagang terdampak. "Kalau tidak salah sekitar Rp 1,1 miliar untuk pembangunan semi permanen ini," pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Raih Lontar dan Lestari Award, Pemkot Samarinda Perkuat Sinergi dengan Pers

Raih Lontar dan Lestari Award, Pemkot Samarinda Perkuat Sinergi dengan Pers

Pemkot Samarinda raih Lontar dan Lestari Award dari SPS. Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri tegaskan komitmen sinergi dengan insan pers.

Job Fair Samarinda Perluas Peluang Kerja, Pertemukan Perusahaan dan Pencari Kerja

Job Fair Samarinda Perluas Peluang Kerja, Pertemukan Perusahaan dan Pencari Kerja

Disnaker kembali menggelar job fair untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan penyedia lapangan pekerjaan.

Terpadu Fest 2026 Ditutup, Sekolah Terpadu Samarinda Genap Setahun

Terpadu Fest 2026 Ditutup, Sekolah Terpadu Samarinda Genap Setahun

Kemeriahan mewarnai penutupan Terpadu Fest 2026 di kompleks Sekolah Terpadu Samarinda, Rabu (30/9). Diisi perlombaan dan Bazar Terpadu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer