Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelabuhan Siap Pindah ke Palaran, Lima Akses ke Terminal Multipurpose Dikaji

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
RELOKASI: Pemkot Samarinda mematangkan rencana pemindahan Pelabuhan Samarinda ke kawasan Terminal Multipurpose Palaran, termasuk kajian akses jalan menuju lokasi. (Hafiz/KP)
RELOKASI: Pemkot Samarinda mematangkan rencana pemindahan Pelabuhan Samarinda ke kawasan Terminal Multipurpose Palaran, termasuk kajian akses jalan menuju lokasi. (Hafiz/KP)

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Rencana pemindahan aktivitas Pelabuhan Samarinda di Jalan Yos Sudarso, Kecamaran Samarinda Kota, menuju kawasan Palaran mulai dimatangkan. 

Pemkot Samarinda kini fokus menyiapkan akses jalan menuju Terminal Multipurpose yang diproyeksikan menjadi pusat baru layanan penumpang dan kargo. Sedikitnya lima alternatif jalur pendekat telah disiapkan untuk mendukung operasional pelabuhan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan, pemindahan pelabuhan mencakup terminal penumpang maupun terminal barang atau kargo. Lokasi terminal penumpang tetap mengacu pada kawasan yang telah ditetapkan dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP) di Palaran.

"Kami memaparkan lima alternatif akses jalan menuju terminal. Selain itu juga dibahas opsi terminal kargo, termasuk kemungkinan integrasi dengan Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran," ujar Manalu, Selasa (2/6).

Usulan terminal penumpang dan terminal kargo tersebut juga tengah didorong masuk ke dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) sebagai dasar pengembangan pelabuhan ke depan.

Advertisement

Untuk akses jalan, kata dia, trase jalur secara umum telah ditentukan. Namun, masih diperlukan pembahasan lebih rinci terkait panjang dan lebar jalan, kebutuhan pembebasan lahan, hingga metode pembangunan yang akan digunakan. "Yang kami cari adalah akses paling dekat ke terminal, tetapi juga meminimalkan dampak sosial bagi masyarakat sekitar," jelasnya.

Terkait kebutuhan pembebasan lahan, Dishub akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pendataan di lapangan. Kajian awal dilakukan melalui pemetaan digital guna menentukan jalur yang paling efektif.

Manalu mengungkapkan, wali kota Samarinda menargetkan pembangunan terminal dapat mulai direalisasikan pada 2027. Apalagi, infrastruktur sisi laut terminal tersebut telah lebih dahulu dibangun melalui pendanaan APBN. "Secara tegas pak wali meminta target pengerjaannya pada 2027. Sisi lautnya sudah terbangun, tinggal penyempurnaan fasilitas darat  pembangunan akses jalannya," katanya.

Untuk kebutuhan anggaran pembangunan akses jalan, lanjut dia, masih akan dibahas lebih lanjut bersama instansi teknis terkait. Perhitungan kebutuhan fisik jalur akan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tiga IPA Samarinda Kurangi Operasional, Ini Wilayah yang Terdampak

Tiga IPA Samarinda Kurangi Operasional, Ini Wilayah yang Terdampak

Intrusi air laut meningkatkan salinitas sumber air baku, sehingga tiga IPA Samarinda mengurangi jam produksi dan distribusi.

MPLS Dimulai 31 Juli, DPRD Samarinda Ingatkan Sekolah Rakyat Ratusan Miliar Jangan Sampai Tak Efektif!

MPLS Dimulai 31 Juli, DPRD Samarinda Ingatkan Sekolah Rakyat Ratusan Miliar Jangan Sampai Tak Efektif!

Pembangunan Sekolah Rakyat Palaran kejar target MPLS 31 Juli 2026. Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Anhar minta Kemensos buktikan efektivita

Telan Korban Jiwa di Bantuas Palaran, ESDM Kaltim Klaim Danau Lokasi Kejadian Bukan Lubang Void Tambang!

Telan Korban Jiwa di Bantuas Palaran, ESDM Kaltim Klaim Danau Lokasi Kejadian Bukan Lubang Void Tambang!

Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto pastikan danau tempat tenggelamnya warga di Bantuas bukan void tambang. PT ECI ditegur keras.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer