Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Empat Ruang Kelas Tertunda, Pembangunan SD 010 Palaran Dilanjutkan Tahun Ini  

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
SEKOLAH: Empat ruang kelas SD 010 Palaran yang sempat tertunda akan diselesaikan tahun ini bersama pembangunan pagar dan penataan halaman sekolah. (HAFIZ/KP) 
SEKOLAH: Empat ruang kelas SD 010 Palaran yang sempat tertunda akan diselesaikan tahun ini bersama pembangunan pagar dan penataan halaman sekolah. (HAFIZ/KP)  

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Harapan warga dan siswa SD 010 Palaran untuk segera menikmati gedung sekolah yang baru akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah sempat tertunda akibat penyesuaian konstruksi di lapangan, Pemerintah Kota Samarinda (Pemkot) memastikan pembangunan lanjutan sekolah tersebut akan kembali dikerjakan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda Amelia Indah Larasati menjelaskan, pembangunan SD 010 Palaran sejatinya dimulai pada 2025 dan berdasarkan Detailed Engineering Design (DED) ditargetkan selesai pada 2026.

Advertisement

Namun saat proses konstruksi berlangsung, ditemukan kebutuhan koreksi pada pekerjaan pondasi pancang sehingga pemerintah memutuskan melakukan Contract Change Order (CCO). Dampaknya, empat ruang kelas belum sempat dibangun pada tahap sebelumnya.

"Pada saat pengerjaan di lapangan ada koreksi pada pembangunan pondasi pancang. Karena itu dilakukan CCO sehingga masih ada empat ruang kelas yang belum terbangun," ujarnya, Kamis (4/6).

Advertisement

Amelia memastikan sisa pekerjaan tersebut akan dilanjutkan tahun ini. Selain empat ruang kelas, pembangunan juga mencakup pagar sekolah dan penataan halaman sehingga seluruh kawasan sekolah dapat difungsikan secara optimal.

"Insyaallah tahun ini kami selesaikan empat ruang kelas yang tersisa, termasuk pagar dan halaman sekolah. Harapannya setelah selesai bisa segera digunakan kembali," katanya.

Untuk menuntaskan proyek tersebut, pemerintah telah menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar. Anggaran itu khusus untuk pekerjaan fisik bangunan dan belum mencakup pengadaan mebeler baru.

Sementara itu, meja dan kursi yang akan digunakan masih memanfaatkan fasilitas lama yang masih layak pakai. Menurut Amelia, kondisi efisiensi anggaran saat ini membuat Disdikbud harus memprioritaskan penyelesaian bangunan terlebih dahulu.

"Kami minta sekolah-sekolah bersabar. Untuk sementara menggunakan mebeler yang masih bisa dipakai. Kalau kondisi keuangan daerah membaik, tentu akan kami ganti dengan yang lebih baik," jelasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tiga IPA Samarinda Kurangi Operasional, Ini Wilayah yang Terdampak

Tiga IPA Samarinda Kurangi Operasional, Ini Wilayah yang Terdampak

Intrusi air laut meningkatkan salinitas sumber air baku, sehingga tiga IPA Samarinda mengurangi jam produksi dan distribusi.

MPLS Dimulai 31 Juli, DPRD Samarinda Ingatkan Sekolah Rakyat Ratusan Miliar Jangan Sampai Tak Efektif!

MPLS Dimulai 31 Juli, DPRD Samarinda Ingatkan Sekolah Rakyat Ratusan Miliar Jangan Sampai Tak Efektif!

Pembangunan Sekolah Rakyat Palaran kejar target MPLS 31 Juli 2026. Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Anhar minta Kemensos buktikan efektivita

Telan Korban Jiwa di Bantuas Palaran, ESDM Kaltim Klaim Danau Lokasi Kejadian Bukan Lubang Void Tambang!

Telan Korban Jiwa di Bantuas Palaran, ESDM Kaltim Klaim Danau Lokasi Kejadian Bukan Lubang Void Tambang!

Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto pastikan danau tempat tenggelamnya warga di Bantuas bukan void tambang. PT ECI ditegur keras.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer