Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Revitalisasi Lampu Jembatan Achmad Amins Diusulkan Rp 900 Juta

D
Penulis: Denny Saputra❯
TUNGGU: Dishub masih mengusulkan anggaran perbaikan lampu tematik di Jembatan Achmad Amins Kecamatan Sambutan.
TUNGGU: Dishub masih mengusulkan anggaran perbaikan lampu tematik di Jembatan Achmad Amins Kecamatan Sambutan.

Advertisement

SAMARINDA- Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengusulkan anggaran sekitar Rp 900 juta untuk memperbaiki jaringan penerangan di Jembatan Achmad Amins yang menghubungkan Kecamatan Sambutan dan Palaran. Perbaikan dilakukan menyusul padamnya lampu tematik jembatan akibat pencurian kabel yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu menjelaskan, anggaran tersebut difokuskan untuk revitalisasi lampu penerangan pada tiang-tiang jembatan. Bahwa dari evaluasi lapangan, banyak kabel yang hilang karena dicuri. “Ternyata kasus seperti ini bukan hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga di beberapa daerah lain,” ujarnya, Jumat (19/6).

Menurut Manalu, keluhan masyarakat terkait kondisi jembatan yang gelap masih terus berdatangan. Bahkan persoalan penerangan jalan menjadi perhatian pemerintah kota setelah muncul sejumlah laporan dari warga di beberapa titik jalan utama.

Advertisement

“Keluhan masyarakat masih ada karena kondisi jembatan cukup gelap pada malam hari. Ini juga menjadi atensi pemerintah kota,” terangnya.

Ia menjelaskan, anggaran revitalisasi lampu Jembatan Achmad Amins telah dialokasikan pada tahun ini. Proses pengerjaan akan dimulai setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) terbit dan tahapan pengadaan selesai dilaksanakan.

“Semuanya masih berproses. Menunggu pergeseran anggaran juga,” jelasnya.
Dia menambahkan, untuk mencegah pencurian kembali terjadi, sejumlah langkah pengamanan juga disiapkan. Pengadaan kamera pengawas (CCTV) akan dikoordinasikan dengan Diskominfo, sementara perbaikan pagar di area jembatan akan dilakukan oleh Dinas PUPR.

Advertisement

“Selama ini, pencuri diduga memanfaatkan bagian pagar yang rusak untuk mengakses area instalasi kabel,” tambahnya.

Dishub juga memastikan lampu akan dipasang pada tiang-tiang penerangan dan tidak menyatu dengan konstruksi utama jembatan agar tidak mengganggu struktur bangunan. “Kami upayakan pemasangan yang aman,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemkot Samarinda menggelontorkan anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk mempercantik Jembatan Achmad Amins melalui pemasangan lampu tematik melalui APBD 2024.

Saat itu, konsep pencahayaan jembatan didominasi warna emas yang terinspirasi dari jembatan di Thailand. Sistem penerangan tersebut menggunakan tiga jenis lampu, yakni 12 unit lampu berdaya 960 Watt, 64 unit lampu berdaya 240 Watt, dan 28 unit lampu berdaya 480 Watt. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Truk Kayu Patah As di Flyover Juanda, Dishub Samarinda Bakal Pasang Portal Pembatas

Truk Kayu Patah As di Flyover Juanda, Dishub Samarinda Bakal Pasang Portal Pembatas

Sebuah truk pengangkut kayu mengalami patah as roda saat melintas di Flyover Jalan Juanda, Kota Samarinda

Dishub Mulai Pasang PJU Jembatan Achmad Amins, Anggaran Rp 949 Juta

Dishub Mulai Pasang PJU Jembatan Achmad Amins, Anggaran Rp 949 Juta

Dishub Samarinda mulai mengerjakan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di Jembatan Achmad Amins.

Sistem Antrean Solar Subsidi di Samarinda Dialihkan ke Digital, Tunggu Surat Edaran Pemkot

Sistem Antrean Solar Subsidi di Samarinda Dialihkan ke Digital, Tunggu Surat Edaran Pemkot

Penerapan sistem nomor antrean pembelian solar bersubsidi di Samarinda dipastikan beralih ke skema antrean digital bebasis online.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer