Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dishub Minta Zebra Cross dan Pelican Cross Dibangun Sebelum Teras Samarinda 2 Dibuka

D
Penulis: Denny Saputra❯
TANPA PARKIR: Kawasan Teras Samarinda 2 dipastikan tidak menyediakan ruang parkir sehingga kantong parkir yang ada yakni di Pasar Pagi dan area Masjid Raya Darussalam, Kecamatan Pasar Pagi akan dipergunakan.
TANPA PARKIR: Kawasan Teras Samarinda 2 dipastikan tidak menyediakan ruang parkir sehingga kantong parkir yang ada yakni di Pasar Pagi dan area Masjid Raya Darussalam, Kecamatan Pasar Pagi akan dipergunakan.

Advertisement

SAMARINDA- Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda merekomendasikan pembangunan fasilitas penyeberangan sebelum Teras Samarinda Tahap 2 dibuka untuk umum. Rekomendasi itu muncul dalam peninjauan segmen 2 hingga 4 yang dilakukan Pemkot Samarinda, Senin (10/8). Selain zebra cross, Dishub juga mengusulkan pelican cross serta pemagaran median jalan untuk mencegah munculnya parkir liar.

Menurut Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu, Teras Samarinda Tahap 2 tidak menyediakan area parkir sehingga kendaraan pengunjung akan diarahkan ke kawasan Pasar Pagi dan Masjid Raya Darussalam. Karena itu, akses penyeberangan yang aman menjadi kebutuhan penting sebelum kawasan tersebut dibuka.

"Kebutuhannya adalah zebra cross dan pelican cross. Kalau memang ada dianggarkan di perubahan, ini yang kami sampaikan," ungkapnya.

Advertisement

Dia menyampaikan, zebra cross idealnya memiliki lebar sekitar lima meter dan dilengkapi satu pelican cross di masing-masing sisi jalan. Fasilitas tersebut diperlukan agar pengunjung yang memarkir kendaraan di Pasar Pagi maupun masjid dapat menyeberang menuju Teras Samarinda dengan aman.

"Idealnya jangan dulu dibuka kalau belum ada, karena nanti kami tidak bisa mengontrol," ujarnya.

Dia menjelaskan, Dishub juga meminta median jalan mulai dari kawasan Kantor Pos hingga depan Gedung Pasar Pagi dipagari. Pengalaman Teras Samarinda 1 menunjukkan median tanpa pagar berpotensi menjadi lokasi parkir liar ketika kawasan taman mulai ramai. "Kalau belum dipagar, masyarakat pasti akan parkir di tepi jalan. Ada parkir liar, nanti jukir liar juga muncul," jelasnya.

Advertisement

Dia menambahkan, kapasitas parkir sepeda motor di Pasar Pagi diperkirakan masih mencukupi untuk menampung pengunjung Teras Samarinda 2. Sementara kendaraan roda empat dinilai tidak terlalu menjadi persoalan karena pengunjung diperkirakan lebih banyak menggunakan sepeda motor. “Kami harap tidak timbul area-area parkir liar yang menyebabkan penyempitan dan kemacetan jalan,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Truk Kayu Patah As di Flyover Juanda, Dishub Samarinda Bakal Pasang Portal Pembatas

Truk Kayu Patah As di Flyover Juanda, Dishub Samarinda Bakal Pasang Portal Pembatas

Sebuah truk pengangkut kayu mengalami patah as roda saat melintas di Flyover Jalan Juanda, Kota Samarinda

Dishub Mulai Pasang PJU Jembatan Achmad Amins, Anggaran Rp 949 Juta

Dishub Mulai Pasang PJU Jembatan Achmad Amins, Anggaran Rp 949 Juta

Dishub Samarinda mulai mengerjakan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di Jembatan Achmad Amins.

Sistem Antrean Solar Subsidi di Samarinda Dialihkan ke Digital, Tunggu Surat Edaran Pemkot

Sistem Antrean Solar Subsidi di Samarinda Dialihkan ke Digital, Tunggu Surat Edaran Pemkot

Penerapan sistem nomor antrean pembelian solar bersubsidi di Samarinda dipastikan beralih ke skema antrean digital bebasis online.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer