Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sumur Warga Bayur Mengering, BPBD Samarinda Salurkan Bantuan Air Bersih Gratis

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso. (HAFIZ/KP)
Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso. (HAFIZ/KP)

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih warga. Di kawasan Bayur, Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, warga terpaksa memanfaatkan air dari saluran irigasi setelah sumur mereka mengering.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda membuka layanan distribusi air bersih bagi warga yang mengalami krisis air, terutama untuk kebutuhan minum dan konsumsi. Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda Suwarso mengatakan, warga dapat melaporkan kebutuhan air melalui call center Pusdalops BPBD, baik melalui WhatsApp maupun sambungan telepon.

"Kalau terjadi krisis air bersih, terutama untuk kebutuhan air minum atau dikonsumsi, komunikasikan saja dengan call center. Nanti kita suplai air bersih untuk kebutuhan minum atau konsumsi," ujarnya, Jumat (4/9). 

Suwarso menegaskan, bantuan air bersih tersebut diprioritaskan untuk minum dan memasak, bukan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK). Distribusi juga tidak dilakukan dari rumah ke rumah.

Menurutnya, air akan disalurkan ke titik penampungan yang dapat diakses bersama oleh warga. Skema tersebut diterapkan karena BPBD juga harus melayani wilayah lain yang mengalami kekeringan, termasuk Kecamatan Sambutan dan Palaran. "Gratis. Tapi tidak bisa per rumah tangga. Harus di tempat umum yang masyarakat di sekitarnya bisa mengakses dan mengambil," jelasnya.

Advertisement

Distribusi air bersih didukung armada tangki dari sejumlah pihak, mulai dari Perumdam Tirta Kencana, PMI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) hingga PUPR.

Suwarso menyebut, kekurangan air dapat terjadi karena sumur warga mengering maupun aliran Perumdam yang tersendat akibat keterbatasan sumber air. Kondisi tersebut juga dipengaruhi intrusi air laut yang mengganggu sejumlah instalasi pengolahan air (IPA).

Karena itu, warga yang mengalami krisis air diminta segera melapor agar bantuan dapat disalurkan secara bertahap. Laporan diupayakan melalui kelurahan untuk memudahkan pendataan dan mencegah pengiriman bantuan ganda. "Usahakan laporannya melalui kelurahan, supaya satu pintu. Sebab nanti kalau beberapa tempat meminta lalu ter-double pengiriman, itu mubazir, termasuk penggunaan BBM mobil tanki," pungkasnya. (riz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Samarinda Perpanjang Tanggap Darurat, BPBD: Karhutla hingga Intrusi Air Laut Masih Terjadi

Samarinda Perpanjang Tanggap Darurat, BPBD: Karhutla hingga Intrusi Air Laut Masih Terjadi

Samarinda memperpanjang tanggap darurat karhutla hingga 19 Oktober. Sebanyak 259 kejadian membakar 643,27 hektare lahan.

Air Baku Samarinda Terancam Intrusi Laut, Ini Siasat Amankan Pasokan Sungai Mahakam

Air Baku Samarinda Terancam Intrusi Laut, Ini Siasat Amankan Pasokan Sungai Mahakam

Debit Sungai Mahakam kian menyusut picu intrusi air laut di Samarinda. BWS siapkan opsi tampungan Sungai Boh hingga sumur air tanah dalam.

Waduk Benanga Darurat Kekeringan, Produksi IPA Gunung Lingai Dipangkas 40 Persen

Waduk Benanga Darurat Kekeringan, Produksi IPA Gunung Lingai Dipangkas 40 Persen

Waduk Benanga Samarinda berstatus darurat akibat kemarau. Produksi air bersih IPA Gunung Lingai dipangkas hingga 40 persen demi jaga pasokan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer