Gandeng CSR Swasta, Pemkot Samarinda Perluas BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dan sektor informal menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Salah satu upaya yang didorong adalah menggandeng perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membiayai kepesertaan jaminan ketenagakerjaan.
Upaya tersebut dibahas dalam sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Ruang Arutalla, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Samarinda, Selasa (13/10).
Plt Asisten I Sekretariat Daerah Kota Samarinda Suwarso mengatakan, kegiatan tersebut diikuti perwakilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Samarinda, pimpinan puskesmas, pihak kecamatan dan kelurahan, serta kepala sekolah negeri tingkat SMP se-Kota Samarinda.
Baca Juga: Bawa Budaya dan Lingkungan Masuk Kelas, SD 002 Linggang Bigung Pelopori Pendidikan Berkelanjutan
Sosialisasi yang menghadirkan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Murniati, itu membahas sejumlah program perlindungan bagi pekerja, terutama kelompok rentan dan pekerja informal.
"Ada beberapa program yang disampaikan, mulai dari jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), manfaat beasiswa, jaminan hari tua (JHT), hingga jaminan kehilangan pekerjaan (JKP)," ujar Suwarso.
Dia menjelaskan, upaya memperluas perlindungan tersebut akan dihubungkan dengan surat edaran wali kota. Melalui kebijakan itu, perusahaan-perusahaan di wilayah Samarinda diharapkan dapat berkontribusi membantu pembiayaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja yang membutuhkan.
Suwarso menyebut, sejumlah perusahaan swasta telah menyalurkan CSR untuk mendukung perlindungan ketenagakerjaan. Di antaranya Rumah Sakit Prime Care dan Rumah Sakit SMC. Selain itu, tujuh perusahaan di wilayah Palaran disebut telah mengakomodasi sekitar 1.100 anggota kelompok tani.
Baca Juga: Kunjungan WNA ke Kaltim Naik 13,76 Persen, Bandara Sepinggan Dorong Penerbangan ke Tiongkok
Pemkot Samarinda berharap keterlibatan perusahaan dan berbagai kelompok masyarakat dapat memperluas jangkauan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja informal yang rentan menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun kehilangan sumber penghasilan.
"BPJS juga sudah melakukan pertemuan dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), kelompok tani, serta dasawisma agar bisa menjadi agen dalam pendataan program asuransi ketenagakerjaan," pungkasnya. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




