Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UMKM Teras Samarinda Tahap I Disetop, Konsep Baru Disiapkan

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
Plt Direktur Umum dan Keuangan Perumda Varia Niaga Samarinda, Lukman Nol Hakim. (HAFIZ/KALTIM POST)
Plt Direktur Umum dan Keuangan Perumda Varia Niaga Samarinda, Lukman Nol Hakim. (HAFIZ/KALTIM POST)

Advertisement

 
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Teras Samarinda Tahap I dihentikan sementara. Kebijakan ini diambil setelah evaluasi menyusul pembongkaran lapak lebih awal saat bazar Nusantara Fest 2026 pada 26 September lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Umum dan Keuangan Perumda Varia Niaga Samarinda, Lukman Nol Hakim, mengatakan pihaknya tengah menyusun konsep penataan baru. Langkah ini dilakukan agar kawasan tersebut tetap berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang estetis sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha.

Menurut Lukman, pihaknya menampung berbagai masukan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda serta aspirasi masyarakat. Masukan tersebut menjadi pertimbangan untuk menyeimbangkan pemberdayaan ekonomi lokal dengan fungsi utama kawasan sebagai ruang publik.

“Setelah kejadian ini, kita coba berbenah. Bagaimana nantinya Teras Samarinda bisa menyediakan wadah bagi UMKM, tetapi fungsi ruang terbuka hijaunya juga tetap dimanfaatkan,” ujar Lukman.

Ia menegaskan, Perumda Varia Niaga pada prinsipnya mendukung keberadaan UMKM. Namun, penataan yang lebih tertib dinilai perlu agar estetika kawasan tetap terjaga.

Advertisement

Hingga kini, bentuk lapak yang akan digunakan belum diputuskan. Pengelola masih akan membahas aspek teknis bersama Pemkot Samarinda agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan fungsi kawasan.

Di sisi lain, Komisi II DPRD Samarinda berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan pada Rabu (28/10). Rapat tersebut akan mengundang Asisten II Sekretariat Daerah Samarinda, Direktur Utama Perumda Varia Niaga, serta jajaran terkait.

RDP itu dijadwalkan untuk mengklarifikasi instruksi pembongkaran lapak yang disampaikan secara lisan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Samarinda Mediasi Pengembang Grand City dan Warga Keledang Mas, Soroti Gerbang dan Banjir

DPRD Samarinda Mediasi Pengembang Grand City dan Warga Keledang Mas, Soroti Gerbang dan Banjir

DPRD Samarinda mediasi PT BSD & warga Keledang Mas. Ketua Komisi III Deni Hakim Anwar tekankan komunikasi gerbang & mitigasi banjir.

Proyek Grand City Dikeluhkan Warga, Aktivitas Pengiriman Alat Berat di Malam Hari Jadi Sorotan

Proyek Grand City Dikeluhkan Warga, Aktivitas Pengiriman Alat Berat di Malam Hari Jadi Sorotan

Warga keluhkan proyek Grand City Samarinda terkait gangguan alat berat dan risiko banjir. DPRD fasilitasi mediasi pengembang dan warga.

Drainase Selili Perlu Diperlebar untuk Atasi Genangan, Suparno Utamakan Kesediaan Warga

Drainase Selili Perlu Diperlebar untuk Atasi Genangan, Suparno Utamakan Kesediaan Warga

Drainase Selili Samarinda dinilai perlu diperlebar. Anggota DPRD Suparno tekankan pentingnya kesediaan warga & kajian Dinas PU

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer