Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TPS Terpilah Baqa Efektif Pasok Sampah ke Insinerator, DLH Libatkan Mitra Pemilah

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
SAMPAH: DLH Samarinda libatkan mitra pemilah untuk menjaga kebersihan TPS sekaligus mendukung pasokan sampah terpilah bagi mesin insinerator. HAFIZ/KP
SAMPAH: DLH Samarinda libatkan mitra pemilah untuk menjaga kebersihan TPS sekaligus mendukung pasokan sampah terpilah bagi mesin insinerator. HAFIZ/KP

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pemilahan sampah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kinerja mesin insinerator di Samarinda. Untuk menjaga pasokan sampah terpilah sekaligus kebersihan tempat penampungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda melibatkan masyarakat sebagai mitra pemilah.

Skema ini diuji coba di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Terpilah Baqa Samarinda Seberang. Setelah berjalan beberapa bulan, pelibatan masyarakat dinilai menjadi alternatif pengawasan yang lebih berkelanjutan dibandingkan mengandalkan petugas secara bergiliran.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) DLH Kota Samarinda Muhammad Taufiq Fajar mengatakan, TPS Terpilah merupakan salah satu subsistem yang dibangun untuk mendukung kinerja insinerator.

Advertisement

Pada awal uji coba, pengawasan dilakukan dengan melibatkan petugas kecamatan, kelurahan, dan DLH. Namun, pola tersebut sulit diterapkan dalam jangka panjang karena masing-masing instansi memiliki tugas pokok dan fungsi lain.

Karena itu, DLH melibatkan masyarakat yang selama ini dikenal sebagai pemulung untuk menjadi mitra pemilah. Mereka didata dan ditetapkan melalui surat keputusan (SK), kemudian diberi kewenangan memanfaatkan sampah bernilai ekonomis di TPS tersebut.

Advertisement

Sebagai imbal balik, mitra pemilah bertanggung jawab menjaga kebersihan lokasi dan membantu memilah sampah. Meski tidak menerima honor maupun insentif, mereka diperbolehkan mengambil sampah yang memiliki nilai jual.

Sampah kering hasil pemilahan ditempatkan di bak khusus. Setelah penuh, sampah tersebut dipindahkan ke area insinerator untuk dibakar. Menurut Taufiq, pemilahan berperan penting dalam menunjang efektivitas mesin pengolah sampah tersebut.

"Ketika kita membaca data hasil laporan, salah satu lokasi TPS insinerator yang angka capaian tonasenya tinggi itu di TPS Baqa. Artinya, sampah terpilah sangat menentukan performa atau efektivitas kinerja mesin insinerator," ujar Taufiq, Rabu (28/10).

Saat ini, terdapat sekitar tujuh hingga delapan orang mitra pemilah di TPS Baqa. Mereka dibentuk dalam kelompok yang dipimpin ketua kelompok. Identitas setiap anggota didata dan dicantumkan dalam SK untuk memperjelas tanggung jawab serta memudahkan pengawasan.

Menurut Taufiq, sistem kelompok juga membantu mencegah sampah yang telah dirapikan petugas TPS kembali berserakan akibat aktivitas pemulung yang keluar masuk tanpa koordinasi. Melalui mekanisme ini, anggota kelompok dapat diatur oleh ketua, sedangkan pihak lain yang ingin bergabung harus berkoordinasi melalui ketua kelompok tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

   Polemik Pembongkaran Lebih Awal Bazar Nusantara Fest 2026  , Pemkot Samarinda Tegaskan Aturan

  Polemik Pembongkaran Lebih Awal Bazar Nusantara Fest 2026  , Pemkot Samarinda Tegaskan Aturan

pembongkaran lapak bazar Nusantara Fest 2026 di Teras Samarinda Tahap I dipicu dugaan pelanggaran terhadap kesepakatan operasional

Sambut 2027, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda Perkuat Pengalaman Staycation Keluarga

Sambut 2027, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda Perkuat Pengalaman Staycation Keluarga

Swiss-Belhotel Borneo Samarinda perkuat fasilitas family-friendly jelang 2027 untuk tingkatkan pengalaman staycation keluarga di Samarinda.

Air Sungai Karang Mumus Berubah Hijau, DLH Samarinda Telusuri Penyebabnya

Air Sungai Karang Mumus Berubah Hijau, DLH Samarinda Telusuri Penyebabnya

Air Sungai Karang Mumus (SKM) di sejumlah titik berubah menjadi hijau. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda akan melakukan pengecekan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer