Job Fair Samarinda Sediakan 501 Lowongan Kerja, Diikuti 25 Perusahaan

SAMARINDA- Sebanyak 501 lowongan pekerjaan dari 25 perusahaan meramaikan Job Fair yang digelar Pemkot Samarinda melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di GO Mall Samarinda, Rabu-Kamis (4–5/11). Terdapat 105 jabatan yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari berbagai sektor industri hingga pelayanan kesehatan.
Kepala Disnaker Samarinda Yuyum Puspitaningrum mengatakan, pihaknya berharap seluruh lowongan yang tersedia dapat terisi melalui kegiatan tersebut. Berdasarkan data pendaftaran, sebanyak 1.025 pencari kerja telah mengisi formulir untuk mengikuti job fair.
“Harapan kami, 501 lowongan ini betul-betul bisa terisi. Alhamdulillah, informasi yang kami terima sudah ada 1.025 orang yang mendaftar untuk hadir,” ujarnya, di sela pembukaan Job Fair, Rabu (4/11).
Salah satu perusahaan yang membuka kesempatan kerja adalah Rumah Sakit Dirgahayu dengan 30 posisi. Selain itu, terdapat perusahaan sektor perkebunan kelapa sawit yang turut menawarkan peluang kerja. Meski demikian, sejumlah perusahaan masih menerapkan batas usia maksimal pelamar sekitar 45 tahun.
Dia menjelaskan, tingginya minat pencari kerja juga menjadi bahan evaluasi Disnaker, terutama bagi masyarakat yang belum memenuhi kualifikasi perusahaan. Pihaknya akan mendorong pelatihan keterampilan agar kompetensi pencari kerja sesuai dengan kebutuhan industri atau mengurangi kesenjangan kompetensi (mismatch).
“Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, job fair kali ini juga menghadirkan literasi investasi dan informasi mengenai peluang kerja luar negeri melalui skema Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI),” jelasnya. Dia menyebut, kesempatan kerja luar negeri tidak hanya terbatas pada sektor pekerja rumah tangga, tetapi juga mencakup tenaga pengemudi, perhotelan, hingga mekanik.
Dia menambahkan, pencari kerja yang belum berhasil mendapatkan pekerjaan dapat memanfaatkan platform tepian.samarindakota.id untuk memperoleh informasi lowongan terbaru. Melalui sistem tersebut, perusahaan dapat mendaftarkan kebutuhan tenaga kerja, sementara pencari kerja memperoleh notifikasi lowongan yang sesuai dengan kompetensi dan sertifikat yang dimiliki.
“Jangan patah harapan. Selama belum bekerja, pencari kerja tetap bisa mendapatkan informasi perusahaan baru melalui notifikasi di platform tersebut,” pungkasnya. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




