Pencuri Komponen Speedboat di Samarinda Ternyata Pembunuh, Begini Kronologinya

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang buruh lepas bernama Zunaidi (55). Peristiwa tragis tersebut terjadi di area Dermaga Speedboat, Jalan Tongkol, Sungai Dama, Samarinda Ilir, akhir Oktober lalu.
Pelaku berinisial ONI kini telah diamankan kepolisian. Selain kasus pembunuhan, tersangka juga diketahui sempat mencuri komponen hidrolik speedboat yang dijual seharga Rp 1,5 juta.
Baca Juga: Jual Komponen Speedboat Rp1,5 Juta, Uang Pelaku Habis Buat Beli Tas, Sabu-Sabu, dan Judi Online
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda AKP Chandra Buana menjelaskan, motif pelaku menghabisi nyawa korban didasari sakit hati. Tersangka merasa difitnah korban terkait tuduhan pencurian bahan bakar minyak (BBM) milik Haji Rasyid.
"Akibat fitnah tersebut, pelaku tidak lagi mendapat bantuan makanan dan penghidupan dari Haji Rasyid," ujar Chandra saat rilis kasus, Kamis (5/11).
Baca Juga: Warga Pesisir Kesulitan Air Bersih, Ini Harapan Camat Anggana
Kejadian pembunuhan itu terjadi Jumat (30/10) sekitar pukul 03.00 Wita, saat tersangka mendapati korban sedang tertidur di Speedboat Bening Mahakam. Terbawa amarah, ONI memukul bagian belakang kepala korban sebanyak tiga kali menggunakan balok kayu hingga tewas.
Untuk menghilangkan jejak, pelaku menutup wajah korban dengan kaos dan mengikat tubuhnya menggunakan tali. Jasad tersebut kemudian dibawa ke bawah jembatan terdekat agar tidak muncul ke permukaan.
Baca Juga: Samarinda Kota dan Seberang Mati Lampu Lagi Malam Ini, 5 November: 35 Lokasi Padam sampai Jam 10
"Tersangka mengikat korban ke batu dan tiang di bawah jembatan dengan harapan agar tubuhnya tidak muncul ke permukaan. Tindakan itu dilakukan tersangka dari pukul 03.00 hingga 05.00 Wita," tambah Chandra.
Usai membuang jasad, tersangka meminjam motor warga dengan alasan membeli makanan. Pelaku sempat menjual sisa BBM hasil curian sebelum bersembunyi di Guest House Bakti hingga akhirnya diringkus kepolisian. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




