Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Samarinda Minta Proyek Estetika Pasar Pagi Dihentikan

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
HENTIKAN: Proyek penataan estetika di lorong penghubung Pasar Pagi, Masjid Raya Samarinda, dan kawasan Citra Niaga, berdampak pada akses sejumlah toko warga.
HENTIKAN: Proyek penataan estetika di lorong penghubung Pasar Pagi, Masjid Raya Samarinda, dan kawasan Citra Niaga, berdampak pada akses sejumlah toko warga.

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota (Pemkot) menghentikan sementara proyek penataan estetika di kawasan Jalan Mas Temenggung, Pasar Pagi. Proyek pembangunan pagar tersebut dinilai menutup akses utama menuju sejumlah toko milik warga di area itu.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menegaskan pihaknya telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan warga dan dinas terkait. DPRD mendesak adanya solusi konkret agar pembangunan tidak mematikan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Karena ada keluhan warga, kami minta Dinas PUPR menghentikan sementara pekerjaannya sampai ada keputusan lebih lanjut. Kami harap ini bisa dijembatani oleh Plt Asisten I," kata Rohim, Jumat (6/11).

Rohim menjelaskan, apabila dinas terkait tidak mampu menyelesaikan masalah ini, DPRD akan melapor langsung kepada Wali Kota Samarinda. Pihaknya berupaya agar persoalan ini tidak berlarut, mengingat lokasi pembangunan hanya sepanjang 50 meter.

"Jangan sampai jalan yang pendek ini memicu keramaian yang sebenarnya tidak perlu," ujarnya.

Rohim menambahkan, DPRD sebenarnya mendukung upaya pembenahan kawasan Pasar Pagi agar terhubung dengan Masjid Raya Samarinda dan kawasan Citra Niaga. Namun, ia menekankan agar aspek estetika tidak diprioritaskan di atas kepentingan ekonomi warga.

"Secara substansi kami setuju dengan pembenahan. Tapi kalau aspek estetika justru mengganggu kepentingan ekonomi masyarakat, itu yang kami minta untuk ditinjau ulang oleh Pemkot Samarinda," tegasnya.

DPRD optimistis perselisihan tersebut segera berakhir setelah ada peninjauan kembali. Rohim berharap ada titik temu yang mengakomodasi kebutuhan estetika kota tanpa mengorbankan kenyamanan para pelaku usaha di Jalan Mas Temenggung.

"Ini hanya persoalan estetikanya saja. Saya rasa hal ini bisa diselesaikan secara internal di lingkungan Pemkot," pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Warga RI Makin Banyak Berutang Lewat Pinjol, Angkanya Tembus Rp106 Triliun

Warga RI Makin Banyak Berutang Lewat Pinjol, Angkanya Tembus Rp106 Triliun

Pembiayaan pinjol di Indonesia tumbuh 17,02 persen hingga September 2026. OJK mengungkap kenaikan risiko kredit macet yang perlu diwaspadai.

Dukung Rafael Nadal Masuk Direksi Real Madrid, Mourinho: Dia Madridista Sejati

Dukung Rafael Nadal Masuk Direksi Real Madrid, Mourinho: Dia Madridista Sejati

Rafael Nadal dikabarkan masuk nominasi direksi Real Madrid. Keputusan posisi petenis tersebut ditentukan dalam rapat dewan pada 21 November.

Verstappen dan Hamilton Berebut Posisi Kedua di GP Sao Paulo

Verstappen dan Hamilton Berebut Posisi Kedua di GP Sao Paulo

Verstappen hanya memiliki selisih tiga poin dari Hamilton. Perubahan cuaca di Interlagos bisa membuat persaingan semakin sulit diprediksi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer