KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas jual beli di Pasar Segiri mulai meningkat. Permintaan bahan pokok diperkirakan akan bertambah, sementara pedagang mulai memperhatikan ketersediaan stok di lapak masing-masing.
Saat sidak bahan pokok dan barang penting (bapokting) yang dilakukan jajaran Pemkot Samarinda bersama forkopimda dan OPD terkait, Kamis (12/2), harga bawang terpantau mengalami perubahan.
Salah satu pedagang bawang di Pasar Segiri, Riski menyebut, harga bawang putih saat ini berada di angka Rp 42 ribu per kilogram. Harga tersebut relatif stabil dalam beberapa waktu terakhir. "Untuk bawang putih Rp 42 ribu per kilo," ujarnya, Kamis (12/2).
Sementara untuk harga bawang berada di kisaran Rp 40 ribu per kilogram. Angka itu justru mengalami penurunan dibanding beberapa hari sebelumnya yang sempat menembus Rp 50 ribu lebih per kilogram. "Ini sudah turun. Sebelumnya sempat sampai Rp 50 ribu lebih," kata riski.
Meski harga mulai turun, Riski mengaku belum bisa memastikan ketersediaan stok hingga Lebaran nanti. Ia memperkirakan stok yang ada saat ini kemungkinan tidak akan mencukupi jika lonjakan permintaan terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Kemungkinan tidak sampai kalau stok segini. Setiap puasa pasti permintaan banyak," ucapnya.
Biasanya, stok bawang di lapaknya bisa habis dalam waktu sekitar satu bulan, tergantung tingkat penjualan. Dengan tren peningkatan permintaan menjelang Ramadan dan Lebaran, potensi kenaikan harga tetap terbuka."Biasanya ada kenaikan lagi menjelang Lebaran," pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A