KALTIMPOST.ID-Tiang penyangga jaring setinggi 40 meter di area Driving Range Samarinda dilaporkan roboh pada Jumat (27/2).
Saat ini sejumlah pekerja terlihat melakukan persiapan perbaikan di lokasi. Tiang tersebut rencananya akan dikembalikan ke posisi semula setelah perbaikan struktur dasar selesai.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan driving range Hendra Irawan membenarkan insiden tersebut.
Ia menyebut kemiringan tiang dipicu persoalan pada bagian beton penyangga bawah yang dikerjakan pada 2024.
“Iya, karena tiang miring. Sumbernya dari beton bawah penyangganya, pekerjaan 2024,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (2/3).
Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah memperbaiki struktur dari bagian bawah. Setelah fondasi dinyatakan kuat, tiang akan kembali dipasang seperti semula.
“Itu diperbaiki dari bawah kembali, baru dipasang lagi tiangnya seperti semula. Utamanya perbaikan pancang,” jelasnya.
Ia menduga kondisi tanah yang relatif lembek ikut memengaruhi kestabilan struktur. Meski begitu, pihaknya belum menetapkan estimasi pasti penyelesaian pekerjaan.
“Sepertinya kondisi tanah agak lembek. Belum ada estimasi detail, kemungkinan seminggu ke depan,” katanya.
Sebagai informasi, fasilitas driving range ini memiliki total 32 bay dengan dua ruang VIP. Sebanyak 16 bay berada di lantai bawah termasuk ruang VIP, dan 16 bay lainnya di lantai dua. Panjang area pukulan mencapai 194 meter dengan ketinggian net pembatas 40 meter.
Proyek pembangunan driving range tersebut menelan anggaran total Rp 61,8 miliar. Pembiayaan dilakukan melalui dua tahun anggaran, yakni Rp 27,9 miliar pada 2024 dan Rp 33,9 miliar pada 2025. (rd)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : Romdani.