Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dinkes Samarinda Siagakan Doctor On Call 24 Jam Selama Lebaran

Denny Saputra • Rabu, 18 Maret 2026 | 20:22 WIB

JAGA: Tim Doctor on Call Dinkes Samarinda tetap menyiagakan personil dan ambulance selama libur lebaran, menghadapi arus mudik dan balik warga, Rabu (18/3).
JAGA: Tim Doctor on Call Dinkes Samarinda tetap menyiagakan personil dan ambulance selama libur lebaran, menghadapi arus mudik dan balik warga, Rabu (18/3).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dinas Kesehatan memastikan layanan kegawatdaruratan tetap berjalan selama libur Idulfitri. Tim Doctor On Call atau PSC 119 disiagakan penuh selama 24 jam dengan sistem tiga shift.

Selain itu, enam puskesmas juga tetap beroperasi nonstop untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Kesiapan ini dilakukan menyusul edaran dari pemerintah pusat terkait pelayanan kesehatan selama masa libur panjang.

Dinkes pun membentuk enam posko layanan yang tersebar, dengan dukungan tim Doctor on Call yang bersifat mobile dan siap membackup seluruh posko.

“Kami bergerak dan mendukung enam posko yang ada. Kami tetap siaga 24 jam,” ujar Koordinator Doctor On Call, Vetrisia, dikonfirmasi, Rabu (18/3).

Dalam sehari, tim ditugaskan bergantian dalam tiga shift. Setiap shift diisi dua tim dengan total sekitar delapan personel per tim. Komposisinya terdiri dari dua dokter, dua perawat, serta pengemudi dan personel pendukung lainnya.

“Satu shift itu ada dua tim. Jadi totalnya cukup lengkap untuk penanganan kegawatdaruratan di lapangan,” jelasnya.

Meski bersifat mobile dan tidak menerima pasien secara langsung seperti fasilitas kesehatan, salah satu posko mudik yang ada di Taman Samarednah, turut didukung dan di sana dilengkapi fasilitas dasar.

Bahkan, tempat tidur disiapkan untuk mengantisipasi warga yang membutuhkan penanganan cepat atau sekadar beristirahat. “Kami juga siapkan tempat tidur. Kalau ada yang kelelahan atau butuh tindakan ringan seperti cek tensi, bisa dilayani di posko mudik tersebut,” ujarnya.

Dia menerangkan, Selama periode Lebaran, kasus yang paling diantisipasi adalah kecelakaan lalu lintas, terutama saat arus mudik dan balik. Namun, tim Doctor on Call tetap menjalankan fungsi utama dalam menangani berbagai kondisi kegawatdaruratan di masyarakat.

“Kami tidak spesifik hanya ke lakalantas. Semua panggilan darurat tetap kami layani seperti biasa,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan tren menarik selama Ramadan hingga pasca-Lebaran. Kasus kegawatdaruratan cenderung menurun saat bulan puasa, namun meningkat signifikan setelah Idulfitri.

Hal ini diduga berkaitan dengan pola aktivitas dan konsumsi masyarakat. “Biasanya setelah Lebaran kasus naik cukup tinggi. Mungkin karena pola makan yang tidak terkontrol atau aktivitas yang meningkat,” ujarnya.

Dengan kesiapan ini, masyarakat diminta tidak khawatir jika mengalami kondisi darurat selama libur Lebaran. Dinkes memastikan seluruh tim tetap siaga dan mudah diakses melalui layanan yang tersedia. “Jangan takut kalau sakit di Idulfitri, silakan hubungi kami di call center 119. Tim Doctor on Call siap melayani kapan saja,” tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#layanan kegawatdaruratan #doctor on call #Dinkes Samarinda #libur lebaran #Tetap Siaga #Dinas Kesehatan Samarinda