KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Fasilitas Sport Hub di kompleks GOR Segiri, kecamatan Samarinda Kota sebenarnya sudah selesai dibangun sejak akhir tahun lalu. Namun hingga Maret 2026, bangunan yang menelan anggaran hampir Rp 40 miliar itu belum juga difungsikan untuk masyarakat.
Penyebabnya, sejumlah infrastruktur kawasan penunjang masih belum rampung. Proyek pembangunan dilakukan secara bertahap selama dua tahun. Pada 2024 digelontorkan anggaran sekitar Rp 20 miliar, kemudian dilanjutkan kembali dengan dana Rp 19,6 miliar pada tahun berikutnya.
Dengan demikian total anggaran pembangunan fasilitas olahraga tersebut mencapai Rp 39,6 miliar. Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Samarinda Andriani Hanina menjelaskan, secara fisik bangunan utama sebenarnya sudah selesai dan dapat difungsikan.
Namun akses menuju lokasi serta fasilitas luar kawasan masih belum siap sehingga pemanfaatannya belum bisa dilakukan. “Seperti yang dilihat akses jalan dari kawasan ke venue masih becek,” singkatnya, dikonfirmasi Kamis (26/3).
Menurutnya, tahun ini telah diusulkan anggaran tambahan untuk penataan infrastruktur di sekitar kawasan GOR Segiri. Beberapa pekerjaan yang masih dibutuhkan antara lain perbaikan jalan lingkungan, area parkir, kabel tanam, serta perbaikan drainase dan trotoar.
“Bagian dalam (Sports Hub) sudah selesai dan bisa berfungsi, tetapi untuk jalan lingkungan dan parkir memang belum terpenuhi,” jelasnya.
Ia menyebutkan kebutuhan anggaran tambahan untuk menyelesaikan infrastruktur luar tersebut diperkirakan sekitar Rp 10 miliar. Namun detail pekerjaan baru bisa dipastikan setelah ada pergeseran anggaran dalam APBD 2026. “Nanti kami ekspose, soalnya masih menunggu pergeseran,” singkatnya.
Sementara itu kondisi akses menuju bangunan utama juga masih menjadi kendala. Di beberapa titik, jalan menuju Sport Hub masih berupa tanah yang mudah becek saat hujan sehingga belum layak digunakan sebagai akses pengunjung.
Andriani menambahkan, bangunan Sport Hub sendiri sebenarnya sudah diserahkan kepada pemerintah kota, dalam hal ini BPKAD Samarinda. Selanjutnya pemkot akan menentukan pihak yang akan mengelola fasilitas tersebut, apakah melalui dinas terkait atau kerja sama dengan pihak ketiga.
“Nanti pemkot yang memutuskan siapa yang mengelola, apakah pihak ketiga atau Disporapar Samarinda,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Sport Hub GOR Segiri dirancang sebagai pusat olahraga terpadu. Fasilitasnya meliputi tiga kolam renang, yakni kolam anak dengan kedalaman 60 sentimeter dan 1 meter, serta kolam dewasa dengan kedalaman 1,5 meter. Selain itu dilengkapi juga area gym, sauna, dan ruang komersial penunjang aktivitas olahraga masyarakat. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo