Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TKDN 40 Persen Diprioritaskan, Implementasi Tetap di Tangan Instansi

A
Penulis: Agus Prayitno❯

Zanipar SA Siadari, Head of Product Marketing Visual Instrument and Corporate Product Epson Indonesia
Zanipar SA Siadari, Head of Product Marketing Visual Instrument and Corporate Product Epson Indonesia


Advertisement

KALTIMPOST.ID, Bangkok — Regulasi dan implementasi dinilai sebagai dua hal yang berbeda dalam praktik industri. Hal itu disampaikan Zanipar SA Siadari, Head of Product Marketing Visual Instrument and Corporate Product Epson Indonesia di sela acara Epson Media Gathering di Bangkok, Thailand. 

Menurutnya, perencanaan di atas kertas kerap tidak sepenuhnya sama dengan realisasi di lapangan. Ia menegaskan bahwa pembuat regulasi bukanlah pihak yang menjalankan kebijakan tersebut.

“Regulasi dan implementasi adalah hal yang berbeda. Rencana dan aktual juga berbeda,” ujar Zanipar kepada Kaltim Post, Jum'at (13/02/2026). 

Advertisement

Ia menyoroti terbitnya Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2025 tentang Prosedur Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP). Aturan terbaru ini mengatur skema perhitungan dan ambang batas nilai TKDN bagi produk yang ingin masuk pengadaan pemerintah.

Sebagai bukti nyata kontribusi Epson terhadap perekonomian nasional, Epson kini tercatat sebagai salah satu pemilik sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terbanyak di kategorinya. Hingga saat ini, sebanyak 60 produk Epson telah resmi memperoleh sertifikasi dan memenuhi standar produksi dalam negeri.

Advertisement

Merujuk regulasi pemerintah, produk yang mampu memenuhi nilai maksimal sertifikasi TKDN hingga 40 persen akan memiliki peluang kerja sama lebih besar. Produk tersebut secara kebijakan akan diprioritaskan dalam proses pengadaan.

“Secara peraturan, begitu mencapai 40 persen akan diprioritaskan. Tetapi dalam pelaksanaannya, instansi yang menentukan,” jelasnya.

Zanipar  menilai, kepastian regulasi tetap menjadi fondasi penting bagi pelaku industri. Namun dinamika di tingkat implementasi perlu dicermati secara strategis.

Memasuki 2026, ia melihat tantangan makroekonomi bukan alasan untuk berhenti bertumbuh. Setiap pelaku usaha, kata dia, harus tetap berjuang untuk bertahan dan berkembang.

“Apapun kondisi makronya kita harus tetap berjuang. Semua orang harus survive,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelaku industri juga perlu memahami arah kebijakan pemerintah. Saat ini terdapat delapan program prioritas nasional yang menjadi fokus pembangunan.

Menurutnya, setiap program harus dianalisis secara mendalam untuk melihat dampaknya terhadap sektor teknologi dan solusi visual. “Dari delapan program itu, kita harus bedah dampaknya ke mana dan apakah ada ujungnya ke bisnis kita,” katanya.

Untuk pengadaan barang pemerintah pada 2026, Epson memperkirakan segmen proyektor cenderung stabil. 

Kendati demikian, pasar korporasi dinilai masih menunjukkan pertumbuhan positif. Kebutuhan solusi display semakin beragam dan tidak lagi terbatas pada ruang rapat.

Zanipar menjelaskan bahwa penggunaan proyektor kini meluas ke berbagai ruang non-meeting. Perangkat tersebut banyak digunakan di area hiburan dan ruang publik lainnya.

“Kalau bicara display sekarang ada proyektor, headpanel, dan LED. Tapi proyektor justru makin meluas penggunaannya,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis kebutuhan pelanggan. Dari beragam lini produk yang dimiliki, perusahaan harus mampu memberikan rekomendasi yang tepat sasaran.

“Kita harus memberikan rekomendasi produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Itu yang menjadi kunci,” pungkas Zanipar.

Advertisement
Editor : Agus Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Epson Tebar Cashback Rp300 Ribu dan Saldo E-Wallet, Ini Daftar Proyektor EB Series yang Dapat Promo

Epson Tebar Cashback Rp300 Ribu dan Saldo E-Wallet, Ini Daftar Proyektor EB Series yang Dapat Promo

Epson Anniversary tawarkan cashback hingga Rp300.000 dan saldo e-wallet Rp150.000 untuk sejumlah proyektor EB Series. Simak tipe & syaratnya

Bidik Pasar Merchandise Kustom, Epson Rilis Printer UV Flatbed SureColor V4000

Bidik Pasar Merchandise Kustom, Epson Rilis Printer UV Flatbed SureColor V4000

Epson meluncurkan SureColor V4000, printer UV flatbed untuk bisnis cenderamata kustom yang mampu mencetak pada beragam material padat.

Epson Rilis Proyektor 4K EH-LS970B, Bawa Pengalaman Bioskop Layar Lebar ke Ruang Keluarga

Epson Rilis Proyektor 4K EH-LS970B, Bawa Pengalaman Bioskop Layar Lebar ke Ruang Keluarga

Epson rilis proyektor 4K EH-LS970B dengan layar hingga 150 inci, teknologi AI, dan audio Bose untuk menghadirkan pengalaman bioskop di rumah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer