
KALTIMPOST.ID - Xiaomi memperluas bisnis otomotifnya dengan menghadirkan Xiaomi Sky Nomad, SUV Xiaomi yang tidak sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik dari baterai. Mobil baru ini menggunakan teknologi EREV yang menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin sebagai penyuplai energi.
Kehadiran Xiaomi Sky Nomad menjadi langkah baru Xiaomi Auto setelah sebelumnya fokus pada mobil listrik berbasis baterai. Konsep mobil hybrid ini membuat SUV Xiaomi tersebut memiliki kemampuan jarak tempuh lebih jauh dalam sekali pengisian baterai dan pengisian bahan bakar.
Dikutip dari CNEV Post, Xiaomi Sky Nomad ditawarkan dalam sejumlah varian dengan kapasitas lima hingga tujuh penumpang. Harganya dimulai dari 209.900 yuan atau sekitar Rp 550 jutaan.
Baca Juga: Ini 13 Barang Wajib di Tas Siaga Bencana yang Sering Terlupa, Baju dan Makanan Saja Tidak Cukup!
Empat Varian Xiaomi Sky Nomad
Xiaomi menawarkan SUV Xiaomi ini dalam beberapa pilihan. Setiap varian memiliki perbedaan pada jumlah kursi, sistem penggerak, baterai, dan kemampuan jarak tempuh.
· N70 Pro: 5 penumpang, penggerak roda depan, tenaga 210 kW, jarak tempuh gabungan 1.351 km.
· N70 Max: 5 penumpang, penggerak semua roda, tenaga 310 kW, jarak tempuh gabungan 1.461 km.
· N90 Max: 7 penumpang, penggerak semua roda, tenaga 310 kW, jarak tempuh gabungan 1.705 km.
· N90 Max Explorer Edition: 5 penumpang, dilengkapi atap pop-top elektrik, jarak tempuh gabungan 1.688 km.
N90 Max Punya Jarak Tempuh Terjauh
Dari seluruh varian Xiaomi Sky Nomad, N90 Max menjadi model dengan kemampuan jarak tempuh paling jauh. SUV Xiaomi ini diklaim mampu melaju hingga 1.705 km ketika baterai dan bahan bakar terisi penuh.
N90 Max menggunakan baterai 76 kWh dan dua motor listrik dengan tenaga gabungan maksimal 310 kW. Baterai tersebut mampu membuat mobil hybrid ini melaju sejauh 464 km hanya dengan tenaga listrik berdasarkan standar CLTC.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




