Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KPB Bagikan Ribuan Masker dan Nebulizer, Dukung Penguatan Layanan Kesehatan Warga Hadapi Kabut Asap

A
Penulis: Ajie Chandra❯

 


Advertisement

CEGAH ISPA MELUAS: Kepala Diskes Balikpapan Alwiati dan perwakilan KPB membagikan masker kepada pengendara di jalan untuk mencegah paparan kabut asap karhutla.
CEGAH ISPA MELUAS: Kepala Diskes Balikpapan Alwiati dan perwakilan KPB membagikan masker kepada pengendara di jalan untuk mencegah paparan kabut asap karhutla. 

BALIKPAPAN - PT Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) menyerahkan dukungan kesehatan berupa masker dan perlengkapan pendukung pernapasan bagi warga Balikpapan yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejak awal Oktober, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mencatat lebih dari 3.100 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sepanjang 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 127 kejadian kebakaran lahan di Balikpapan.

Advertisement

Sejumlah sekolah memangkas jam belajar, dan Pemerintah Kota Balikpapan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Menyikapi kondisi tersebut, KPB bersama DKK Balikpapan menyalurkan 700 box masker 3 ply setara dengan 35.000 lembar, dan 10 nebulizer. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh VP Legal & Relation KPB Asep Sulaeman kepada Kepala DKK Dra. Alwiati, Apt MAP turut dihadiri oleh Pjs VP HSSE KPB Rakhmat Ibnas, Pjs. Manager CommSR Haris Yanuanza, Head of Medical KPB dr. Rosman, serta jajaran DKK Balikpapan.

VP Legal & Relation KPB Asep Sulaeman menyatakan dukungan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

Advertisement

“Kabut asap ini dirasakan langsung oleh seluruh warga Balikpapan. Sebagai bagian dari kota ini, KPB ingin hadir mendukung layanan kesehatan yang telah disiapkan pemerintah kota. Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi warga dan mendorong lebih banyak pihak untuk ikut terlibat,” ujar Asep.

Dukungan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah kota memperkuat layanan rumah oksigen, yaitu fasilitas di Puskesmas yang menyediakan penanganan dan terapi oksigen bagi warga dengan keluhan pernapasan. Layanan ini kini dipusatkan di Puskesmas 24 jam.

Kepala DKK Balikpapan Alwiati menyampaikan bahwa terdapat tujuh titik Puskesmas sebagai sentral rumah oksigen.

“Ada tujuh titik seperti Karang Joang, Baru Ulu, Klandasan Ilir, Manggar Baru, Mekar Sari, Sepinggan dan Kariangau yang kita jadikan sentral rumah oksigen,” ujarnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Diskes Balikpapan Lakukan 4 Langkah Antisipasi Lonjakan ISPA Usai Adanya Korban Jiwa

Diskes Balikpapan Lakukan 4 Langkah Antisipasi Lonjakan ISPA Usai Adanya Korban Jiwa

Diskes Balikpapan siapkan 4 langkah antisipasi lonjakan kasus ISPA setelah adanya korban jiwa akibat paparan kabut asap.

Pemkot Dorong Mahasiswa Pelopor Gencarkan Edukasi Cegah Kanker dan Budaya Hidup Sehat

Pemkot Dorong Mahasiswa Pelopor Gencarkan Edukasi Cegah Kanker dan Budaya Hidup Sehat

Pemkot Balikpapan dorong mahasiswa memelopori pola hidup bersih dan sehat sekaligus perpanjangan tangan menyebarkan kesadaran cegah kanker

Diskes Balikpapan Instruksikan Faskes Siaga KLB Diare Saat Musim Kemarau   

Diskes Balikpapan Instruksikan Faskes Siaga KLB Diare Saat Musim Kemarau  

Diskes Kota Balikpapan menerbitkan surat edaran kewaspadaan guna mengantisipasi lonjakan kasus diare akut selama musim kemarau.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer