
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA, Pengalaman mengakses layanan kesehatan sering kali meninggalkan kesan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Bagi Neni Supadmi, seorang ibu rumah tangga asal Samarinda, pengalaman tersebut berkaitan dengan kebutuhan kesehatannya dan perjuangan mendampingi anak menjalani pengobatan jangka panjang.
Sebagai peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran Pemerintah Daerah (PBI APBD), ia memanfaatkan layanan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengobatan anak hingga persalinan sesar.
Salah satu pengalaman yang diingat Neni adalah ketika anaknya mengalami gangguan kesehatan pada usia sekitar tiga tahun delapan bulan.
Kondisi tersebut bermula ketika anaknya terjatuh pada lubang kayu uli. Awalnya, ia tidak menyangka kejadian tersebut berlanjut menjadi masalah kesehatan yang membutuhkan pemeriksaan berulang.
“Awalnya anak saya jatuh saat berjalan. Saya belum menyangka kondisinya akan seperti itu, namun lama-kelamaan ia merasa kesakitan dan bagian tubuhnya membengkak. Saya sempat berpikir mungkin karena jatuh, tetapi ketika kondisinya berbeda, saya memutuskan membawanya ke tukang urut tradisional, kemudian diarahkan ke rumah sakit agar diperiksa lebih lanjut,” cerita Neni.
Perjalanan pengobatan anaknya tidak berlangsung singkat. Neni mengungkapkan bahwa pada pemeriksaan awal, anaknya didiagnosis mengalami gangguan paru-paru dan menjalani pengobatan selama kurang lebih enam bulan.
Namun, setelah pengobatan selesai, kondisi anaknya belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan. Anaknya bahkan mengalami kesulitan berjalan sehingga Neni kembali mencari pertolongan medis.
“Setelah enam bulan, ternyata anak saya belum bisa berjalan. Saya khawatir melihat kondisinya, jadi saya memeriksakannya kembali. Dari pemeriksaan selanjutnya, dokter menjelaskan bahwa anak saya mengalami TBC tulang. Setelah itu, saya mengikuti pengobatan yang dianjurkan dokter karena sebagai orang tua, saya hanya ingin anak saya mendapatkan penanganan yang sesuai,” ungkapnya.
Dalam proses tersebut, Neni mendampingi anaknya menjalani perawatan di rumah sakit hingga pemeriksaan rawat jalan. Pengalaman itu menjadi bagian penting dalam perjalanannya sebagai peserta JKN.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




