Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Universitas Mulia Angkat Potensi Ekonomi dan Wisata Pesisir Desa Senipah

M
Penulis: Maria Irham❯
PENGABDIAN: Dr. Linda Fauziyah Ariyani (duduk, dua kiri) dosen Universitas Mulia, menyampaikan materi pembangunan ekonomi dan kebersihan lingkungan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Senipah, Kabupaten Paser.
PENGABDIAN: Dr. Linda Fauziyah Ariyani (duduk, dua kiri) dosen Universitas Mulia, menyampaikan materi pembangunan ekonomi dan kebersihan lingkungan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Senipah, Kabupaten Paser.

Advertisement

BALIKPAPAN- Potensi hasil laut dan kawasan pesisir menjadi perhatian dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen Universitas Mulia, Dr. Linda Fauziyah Ariyani SPd MPd di Desa Senipah, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Melalui materi bertema pembangunan ekonomi dan kebersihan lingkungan, kegiatan ini mengangkat potensi desa dalam pengembangan ekonomi masyarakat dan pariwisata berbasis alam.

Desa Senipah memiliki karakteristik wilayah pesisir dengan sebagian besar penduduk berprofesi sebagai nelayan. Menurut Linda, desa yang berada di wilayah paling ujung Kalimantan Timur dan berbatasan dengan Kalimantan Selatan tersebut juga memiliki keterbatasan infrastruktur. Aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), misalnya, belum genap satu tahun dinikmati masyarakat setempat.

Kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang pentingnya pembahasan pembangunan ekonomi dan kebersihan lingkungan. Terlebih, kawasan pesisir Desa Senipah dinilai memiliki potensi yang belum dikelola secara optimal.

Advertisement

Linda menyampaikan bahwa Desa Senipah diharapkan dapat menjadi wajah baru Kalimantan Timur sebagai salah satu destinasi wisata berbasis alam, khususnya wisata pantai. Karena itu, pembahasan pembangunan ekonomi perlu berjalan seiring dengan perhatian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dalam pemaparannya, Linda mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui produk unggulan desa berupa berbagai olahan hasil laut. Potensi tersebut dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena didukung ketersediaan ikan segar dan ragam kuliner khas masyarakat setempat.

Pengalaman mencicipi hidangan khas Desa Senipah turut memberikan gambaran mengenai potensi kuliner yang dimiliki masyarakat pesisir tersebut. Linda mengungkapkan bahwa dirinya disambut dengan beragam olahan ikan segar bercita rasa istimewa.

Advertisement

“Berbagai macam olahan ikan segar dengan cita rasa yang tidak kalah dengan restoran mewah di kota besar,” ungkapnya.

Selain pengembangan ekonomi melalui UMKM, perhatian terhadap kelestarian lingkungan juga menjadi bagian dari materi pengabdian. Linda menilai edukasi yang berkesinambungan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan perlu dilakukan agar kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti pada kegiatan sesaat.

Ia juga mengusulkan penerapan kurikulum berbasis lingkungan pada berbagai jenjang pendidikan di Desa Senipah. Menurutnya, pendidikan dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memperkenalkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepada masyarakat sejak dini.

Lebih lanjut, Linda melihat masih banyak potensi Desa Senipah yang dapat dikembangkan, terutama dalam bidang ekonomi dan pariwisata. Potensi tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengangkat tema pembangunan ekonomi dan kebersihan lingkungan untuk mewujudkan desa yang sejahtera, bersih, dan berkelanjutan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dari Koperasi Wanita Patra, Mahasiswa Manajemen UM Belajar Bangun Kopma Relevan dengan Kebutuhan Kampus 

Dari Koperasi Wanita Patra, Mahasiswa Manajemen UM Belajar Bangun Kopma Relevan dengan Kebutuhan Kampus 

Belajar pengelolaan koperasi, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Mulia mengunjungi Koperasi Wanita Patra di Jl.Sport, Prapatan.

88 Lulusan UM Disiapkan Hadapi Industri Digital, Perkuat AI dan Robotika   

88 Lulusan UM Disiapkan Hadapi Industri Digital, Perkuat AI dan Robotika  

88 calon wisudawan Program Studi Informatika Fakultas Ilmu Komputer UM Tahun Akademik 2025/2026 dipersiapkan untuk menghadapi dunia digital

Pengurus Komisariat Selatan APTISI Kaltim Dikukuhkan, Bidik Akreditasi Unggul dan 20% Dosen Doktor

Pengurus Komisariat Selatan APTISI Kaltim Dikukuhkan, Bidik Akreditasi Unggul dan 20% Dosen Doktor

Pengukuhan Komisariat Selatan APTISI Kaltim momentum konsolidasi PTS di Balikpapan, PPU, dan Paser bangun sinergi dan meningkatkan kualitas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer