Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TPG Bakal Cair Bulanan, PGRI Samarinda: Terobosan Bagus, Asal Dokumen Guru Rapi

N
Penulis: Nasya Rahaya❯

Ketua PGRI Samarinda sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin. (NASYA/KP)
Ketua PGRI Samarinda sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin. (NASYA/KP)


Advertisement

SAMARINDA — Rencana pemerintah pusat mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara bulanan mulai tahun depan mendapat sambutan positif dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Samarinda. Ketua PGRI Samarinda, Asli Nuryadin, menilai kebijakan itu sebagai langkah maju yang bisa memangkas potensi keterlambatan pencairan seperti yang sudah-sudah.

Asli menyebut, sejak tahun ini, pembayaran TPG sudah tidak lagi dikelola daerah. Dana dikirim langsung dari pemerintah pusat ke rekening masing-masing guru. “Yang sebelumnya dicairkan per tiga bulan, tahun depan rencananya dicairkan per bulan. Kalau dibuat per bulan, ya bagus saja. Tidak ada masalah,” ujarnya.

Ia mengakui selama ini pencairan TPG memang kerap molor. Namun ia menegaskan persoalan itu bukan disebabkan daerah. “Terlambat itu bukan karena kita. Karena duitnya transfer dari Jakarta. Administrasi juga kalau Jakarta cepat, cepat juga kita,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda.

Agar skema bulanan nantinya benar-benar berjalan lancar, Asli mengimbau guru untuk memastikan kelengkapan data dan dokumen. Ia menyebut banyak prosedur kini sudah dipermudah oleh Kementerian Dikdasmen, termasuk dalam pengurusan sertifikat pendidik atau Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Yang belum dapat, cepat-cepat urus dokumennya. Upload di SIMPKG (Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Guru). Data harus benar. Misalnya 24 jam mengajar harus sudah terdaftar di Dapodik,” tegasnya.

Advertisement

Ia menilai kebijakan pemerintah pusat yang terus menyederhanakan birokrasi merupakan upaya menciptakan sistem yang lebih praktis. “Kawan-kawan di Pusat sudah berpikir, kalau bisa mudah kenapa dipersulit,” ujar Asli. PGRI Samarinda pun menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan pencairan TPG bulanan. “Kalau dari kami, kebijakan ini bagus saja untuk dilaksanakan,” ucapnya. (*/riz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

TPG Guru ASN Bisa Dihentikan Permanen, Ini 5 Kondisi yang Wajib Diketahui

TPG Guru ASN Bisa Dihentikan Permanen, Ini 5 Kondisi yang Wajib Diketahui

Pemerintah menetapkan sejumlah kondisi yang membuat TPG guru ASN dihentikan sesuai Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026.

Kolaborasi dan Sinergi PGRI-Pemprov Kaltim, Dorong Peningkatan Mutu Guru Lewat Program "Gratis Pol"

Kolaborasi dan Sinergi PGRI-Pemprov Kaltim, Dorong Peningkatan Mutu Guru Lewat Program "Gratis Pol"

PGRI Kaltim menemui Gubernur Rudy Mas’ud untuk memperkuat sinergi pembangunan SDM dan melaporkan capaian program kerja organisasi guru.

PGRI Dukung Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Alasan dan Syaratnya

PGRI Dukung Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Alasan dan Syaratnya

PGRI mendukung wacana siswa tidak otomatis naik kelas demi meningkatkan motivasi dan mutu pembelajaran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer