Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisruh Keterwakilan PKB dalam Seleksi KPID, Hamas: Proses Harus Fair dan Melibatkan Semua Fraksi

A
Penulis: ADV❯

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud saat diwawancarai.(yhon)
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud saat diwawancarai.(yhon)
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Proses seleksi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daearah (KPID) Kaltim kembali memunculkan polemik setelah Fraksi PKB menyuarakan keberatan terkait tidak adanya keterwakilan mereka dalam tahap finalisasi. 


Advertisement

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud (Hamas) menegaskan, seluruh mekanisme pemilihan harus menjamin keterlibatan semua unsur fraksi. Ia menilai kondisi ketua Komisi I yang sedang sakit selama lebih dari lima bulan menjadi salah satu penyebab terjadinya persoalan ini.

Hamas menjelaskan bahwa secara internal, DPRD Kaltim sebenarnya telah melakukan koordinasi. Namun absennya ketua Komisi I saat proses pemilihan berlangsung membuat PKB merasa suaranya tidak masuk dalam penentuan skor penilaian. 

“Kita ingin semua fraksi merasa terwakili. Kalau ada yang tidak tercakup karena kondisi tertentu, tentu ini perlu kita evaluasi,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Advertisement

Menurutnya, persoalan ini tidak boleh diabaikan karena menyangkut kredibilitas lembaga dalam menjalankan proses seleksi publik yang membutuhkan transparansi dan representasi politik. 

Hamas menegaskan bahwa DPRD akan memanggil pihak Komisi I untuk mendalami bagaimana mekanisme berjalan dan apakah ada tahapan yang terlewat.

Di sisi lain, Hamas menilai bahwa persoalan ini harus diselesaikan secara internal lebih dulu sebelum muncul di ruang publik. 

Advertisement

“Karena ini sudah terlanjur dirilis, kita harus duduk bersama. Tapi langkah awalnya, kita klarifikasi dulu laporan resminya,” katanya.

Ia memastikan DPRD akan mengawal agar persoalan keterwakilan fraksi tidak terulang, terutama dalam proses pemilihan pejabat publik yang memiliki peran strategis seperti KPID. Hamas menegaskan, 

“Intinya proses harus fair, tidak boleh ada fraksi yang merasa diamputasi haknya.” Pungkasnya.(Adv/DprdKaltim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Satu Ban Jatuh Bisa Terguling, Gubernur Rudy Mas'ud Soroti Bahu Jalan Beton di Muara Badak

Satu Ban Jatuh Bisa Terguling, Gubernur Rudy Mas'ud Soroti Bahu Jalan Beton di Muara Badak

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud tinjau jalan pesisir Anggana–Muara Badak. Minta bahu jalan beton setinggi 30 cm segera dibenahi demi keselamatan

Dua Hari Keliling Pesisir Utara, Gubernur Rudy Mas’ud Tinjau Jalan Provinsi hingga KEK Maloy

Dua Hari Keliling Pesisir Utara, Gubernur Rudy Mas’ud Tinjau Jalan Provinsi hingga KEK Maloy

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud kunker 2 hari ke Kukar, Bontang & Kutim. Cek jalan provinsi, bankeu, hingga KEK Maloy.

Pemprov Kaltim Tunggu Respons Baznas RI, Soal Seleksi Pimpinan di Kaltim

Pemprov Kaltim Tunggu Respons Baznas RI, Soal Seleksi Pimpinan di Kaltim

Pemprov Kaltim menunggu respons Baznas RI terkait seleksi 10 nama calon pimpinan Baznas Kaltim periode 2026-2031 untuk tahap wawancara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer