Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Data 1.046 Mahasiswa Seoul National University Bocor Gara-gara Google Form yang Dapat Diakses Publik

U
Penulis: Uways Alqadrie❯

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Kebocoran data pribadi menimpa 1.046 mahasiswa Seoul National University (SNU), Korea Selatan. Informasi tersebut berasal dari formulir daring Google Form yang digunakan dalam proyek perekrutan peserta program percontohan asrama mahasiswa.


Advertisement

Pihak universitas baru menyadari kebocoran itu pada Februari 2024, meski data telah terekspos sejak dua tahun sebelumnya. Hasil peninjauan internal menunjukkan tautan dokumen dapat diakses secara bebas tanpa pembatasan.

Manajemen proyek melaporkan temuan tersebut ke administrasi kampus. SNU kemudian memutus akses dan menghapus data pada hari yang sama, serta melaporkan insiden itu kepada otoritas terkait sesuai aturan perlindungan data pribadi Korea Selatan.

Data yang terekspos mencakup identitas dasar mahasiswa, informasi kontak, afiliasi akademik, hingga keterangan sosial ekonomi. Sejumlah data sensitif lain seperti kondisi disabilitas, kebiasaan tidur, dan alasan mengikuti program juga ikut terbuka.

Advertisement

Kampus memastikan tidak ada data keuangan, nomor registrasi penduduk, maupun kata sandi yang bocor. Sejumlah mahasiswa menyatakan kekhawatiran data mereka berpotensi disalahgunakan untuk kejahatan digital, termasuk penipuan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Meta Kian Cuan Berkat AI, Dominasi Iklan Google Terancam Runtuh

Meta Kian Cuan Berkat AI, Dominasi Iklan Google Terancam Runtuh

Meta sukses mendongkrak pendapatan iklan lewat AI, sementara Google menghadapi perubahan perilaku pengguna yang mengancam bisnisnya.

Google Perkuat Keamanan Chrome Pakai Gemini AI, Begini Cara Blokir Situs Penipuan

Google Perkuat Keamanan Chrome Pakai Gemini AI, Begini Cara Blokir Situs Penipuan

Google memperkuat keamanan Chrome dengan teknologi AI Gemini untuk mendeteksi situs mencurigakan dan mencegah penipuan digital.

Deklarasi Super Intelligence, Mengapa Trump dan Raksasa Teknologi Dunia Bikin Pakta Keamanan AI?

Deklarasi Super Intelligence, Mengapa Trump dan Raksasa Teknologi Dunia Bikin Pakta Keamanan AI?

Presiden Trump dan raksasa teknologi sepakati pakta keamanan super intelligence untuk memperketat kendali pengembangan kecerdasan buatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer