Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Pusat Abaikan Pemprov Kaltim soal Sungai Mahakam

Eko Pralistio
Penulis: Eko Pralistio❯

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (FOTO/EKO PRALISTIO)
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (FOTO/EKO PRALISTIO)


Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Peristiwa ditabraknya Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) Samarinda kembali memantik perjuangan Pemprov Kaltim dalam mengelola alur Sungai Mahakam.

Dari insiden itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji meminta pihak penabrak harus membayar ganti rugi atas kerusakan infrastruktur publik. Pemprov akan meminta KSOP dan Pelindo untuk menghitung nilai kerusakan dan memastikan proses kompensasi berjalan.

“Saya tegaskan, kita harus minta ganti rugi kepada penabrak, apa pun risikonya. Perbaikan harus dilakukan,” ujar Seno, Minggu (25/1/2026).

Seno menilai, ganti rugi semata tidak cukup menyelesaikan persoalan. Tabrakan yang berulang menunjukkan adanya masalah struktural dalam pengawasan angkutan sungai, terutama armada batu bara.

Menurutnya, Pemprov Kaltim telah beberapa kali mengirim surat kepada Kementerian Perhubungan untuk meminta perhatian serius terhadap keselamatan jembatan dan pengaturan lalu lintas sungai.

Advertisement

“Jembatan ini adalah aset pemerintah provinsi yang dibangun dari uang rakyat. Sudah tiga kali Pak Gubernur mengirim surat ke Kementerian Perhubungan,” kata Seno.

Lebih lanjut, Seno juga mendorong agar kewenangan pengelolaan Sungai Mahakam dialihkan ke pemerintah daerah. Saat ini, pengelolaan sungai berada di tangan pemerintah pusat, sehingga daerah tidak memiliki kendali penuh atas kebijakan lalu lintas angkutan tambang.

Selain itu, lanjut dia, sangat minim pendapatan asli daerah (PAD) yang dinikmati Kaltim dari aktivitas ekonomi di Sungai Mahakam.

“Sejak puluhan tahun kita tidak punya PAD dari situ. Padahal Mahakam punya potensi besar. Ini sangat miris,” ujarnya.

Disinggung tiga surat yang sudah pernah disampaikan ke Kementrian Perhubungan, Seno memastikan hingga saat ini belum ada balasan. "Ngak ada, belum ada balasan," singkatnya. (*/riz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Benahi Layanan Pemanduan Kapal, Pelindo Jasa Maritim Serap Aspirasi Pelanggan Utama

Benahi Layanan Pemanduan Kapal, Pelindo Jasa Maritim Serap Aspirasi Pelanggan Utama

Pelindo Jasa Maritim serap masukan pelanggan di Yogyakarta guna benahi layanan pemanduan & penundaan kapal. Dukung logistik nasional!

Kabut Asap di Samarinda Makin Pekat, Diskes Rekomendasikan Sekolah PJJ pada 15–17 Oktober 2026

Kabut Asap di Samarinda Makin Pekat, Diskes Rekomendasikan Sekolah PJJ pada 15–17 Oktober 2026

Kualitas udara Samarinda memburuk akibat kabut asap karhutla. Dinkes rekomendasikan sekolah menerapkan PJJ pada 15–17 Oktober 2026.

Jejak Tempakul di Tepian Ibu Kandung Samarinda

Jejak Tempakul di Tepian Ibu Kandung Samarinda

Dulu, di tepian-tepian Sungai Karang Mumus, di antara lumpur dan tebing bibir sungai kerap didapati binatang antik bernama tempakul.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer