Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aliansi AS-Israel Gempur 5 Kota Besar Iran, Teheran Membara

A
Penulis: Ari Arief❯

SERANG: Aliansi AS dan Israel menyerang lima kota di Teheran. Tampak asap mengepul di sana.
SERANG: Aliansi AS dan Israel menyerang lima kota di Teheran. Tampak asap mengepul di sana.


Advertisement

KALTIMPOST.ID, TEHERAN-Eskalasi konflik di Timur Tengah memasuki fase paling berbahaya.

Aliansi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan telah melancarkan serangan udara besar-besaran yang menyasar titik-titik krusial di wilayah Iran, Sabtu (28/2/2026).

Berdasarkan laporan BBC, setidaknya lima kota utama di Iran menjadi target serangan, yakni Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, serta ibu kota Teheran.

Advertisement

Kantor berita lokal Iran, Fars, menyebutkan bahwa sejumlah rudal menghantam kawasan strategis di Teheran, termasuk Jalan Universitas dan area Republik.

Pemandangan mencekam terlihat di pusat kota Teheran tak lama setelah ledakan ganda terdengar.

Advertisement

Asap tebal tampak membumbung tinggi, sementara otoritas setempat terus berupaya melakukan evakuasi dan pendataan dampak kerusakan.

Keterlibatan Langsung Amerika Serikat

Kepastian keterlibatan Washington dalam operasi militer ini dikonfirmasi langsung oleh Presiden AS, Donald Trump.

Melalui unggahan video berdurasi delapan menit di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa militer AS turut serta dalam serangan tersebut.

Pernyataan lengkap terkait motif dan skala operasi ini masih terus dipantau oleh dunia internasional.

Iran Balas Menembak, Israel Siaga Darurat

Serangan sekutu ini segera memicu reaksi keras dari Teheran. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa Iran telah meluncurkan rentetan rudal balasan ke arah wilayah mereka.

"IDF telah mendeteksi proyektil yang ditembakkan dari Iran menuju Negara Israel beberapa saat yang lalu," tulis pernyataan resmi militer Israel.

Kondisi di Israel saat ini berada dalam status keadaan darurat nasional. Sirene peringatan serangan udara terdengar meraung-raung di berbagai kota.

Otoritas Bandara Israel juga telah mengambil langkah ekstrem dengan menutup seluruh ruang udara bagi penerbangan sipil dan mengimbau masyarakat untuk menjauh dari area bandara.

Serangan yang Terencana Matang

Meski terjadi di tengah upaya negosiasi antara AS dan Iran, serangan ini diklaim bukan merupakan aksi spontan.

Mengutip sumber dari pejabat pertahanan Israel melalui Reuters, operasi ini telah dirancang selama berbulan-bulan.

Penentuan waktu serangan dikabarkan sudah diputuskan sejak beberapa minggu lalu, mengisyaratkan bahwa diplomasi yang selama ini berjalan tidak membuahkan hasil di mata militer Israel.

Dunia kini menanti perkembangan terbaru dari konflik yang mengancam stabilitas global ini.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Netanyahu Ultimatum Iran: Serang Israel Sekali Lagi, Balasan Akan Jauh Lebih Menghancurkan

Netanyahu Ultimatum Iran: Serang Israel Sekali Lagi, Balasan Akan Jauh Lebih Menghancurkan

Benjamin Netanyahu memperingatkan Iran agar tidak melancarkan serangan baru terhadap Israel.

AS Bombardir Iran Dua Hari Berturut-turut, Ledakan Guncang Bushehr hingga Chabahar

AS Bombardir Iran Dua Hari Berturut-turut, Ledakan Guncang Bushehr hingga Chabahar

Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke wilayah selatan Iran untuk hari kedua berturut-turut.

15 Juta Pelayat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Prosesi Terbesar dalam Sejarah Modern Iran

15 Juta Pelayat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Prosesi Terbesar dalam Sejarah Modern Iran

Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, diperkirakan dihadiri sekitar 15 juta pelayat dari berbagai wilayah Iran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer