Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Eks Mossad Bongkar Kesalahan Fatal AS-Israel Hadapi Iran, Ingatkan Risiko Perang Nuklir

U
Penulis: Uways Alqadrie❯

Deretan drone tempur, diduga digunakan Iran dalam operasi militer di kawasan konflik. (Foto CNBC)
Deretan drone tempur, diduga digunakan Iran dalam operasi militer di kawasan konflik. (Foto CNBC)
KALTIMPOST.ID, TEL AVIV – Mantan pejabat senior badan intelijen Israel, Rami Igra, mengkritik keras pendekatan Amerika Serikat dan Israel dalam menghadapi Iran. Ia menilai upaya melemahkan kepemimpinan Teheran dengan harapan memicu pemberontakan rakyat merupakan langkah yang salah perhitungan.


Advertisement

Dalam sebuah wawancara, Igra menegaskan perubahan rezim tidak bisa terjadi tanpa gerakan masyarakat yang kuat dari dalam negeri. Ia menyebut, hingga kini tidak ada tanda-tanda gelombang perlawanan rakyat yang cukup besar untuk mengguncang kekuasaan di Iran.
Baca Juga: Daftar Perusahaan Truk Pelanggar Lebaran 2026: Menhub Panggil 124 Perusahaan Truk Nakal

Ia juga menyinggung sosok Reza Pahlavi yang disebut-sebut sebagai alternatif kepemimpinan. Menurutnya, figur yang berada di luar negeri tidak akan mampu menjadi penggerak perubahan di dalam Iran.

Lebih lanjut, Igra meragukan efektivitas serangan udara dalam memenangkan konflik. Ia menilai sejarah menunjukkan bahwa kemenangan perang ditentukan oleh kekuatan pasukan darat, bukan hanya bombardir dari udara.

Advertisement

Situasi ini, lanjutnya, justru berpotensi memperburuk kondisi. Ia mengingatkan bahwa tekanan militer bisa mendorong Iran mempercepat pengembangan senjata nuklir, bukan sebaliknya.

Di tengah eskalasi yang terus berlangsung, konflik juga disebut mulai bergeser ke sektor energi yang berdampak luas secara global. Igra pun pesimistis terhadap peluang mediasi cepat, termasuk peran Presiden AS Donald Trump dalam meredakan ketegangan.

Ia menegaskan, tanpa strategi yang tepat dan pendekatan menyeluruh, konflik berisiko berlarut dan semakin sulit dikendalikan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemilu Israel Buntu, Netanyahu Terancam Lengser?

Pemilu Israel Buntu, Netanyahu Terancam Lengser?

Pemilu Israel berakhir tanpa mayoritas. Netanyahu terancam kehilangan kekuasaan, sementara lonjakan suara partai Arab menjadi penentu.

Jelang Pemilu Israel 2026, Ribuan Orang Anti Netanyahu Demo di Tel Aviv

Jelang Pemilu Israel 2026, Ribuan Orang Anti Netanyahu Demo di Tel Aviv

Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi di Tel Aviv untuk mendesak pertanggungjawaban pemerintah Benjamin Netanyahu.

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik Mimbar di Sidang PBB

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik Mimbar di Sidang PBB

Sikap tegas Indonesia! Diplomat RI walk out dari Sidang PBB saat PM Israel Benjamin Netanyahu naik mimbar menyampaikan pidato.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer