
KALTIMPOST.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman kepada Iran. Ia menegaskan bahwa AS akan melancarkan serangan yang lebih keras apabila Teheran tidak menghentikan aktivitas kelompok Hizbullah di Lebanon.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika konflik di kawasan Timur Tengah masih berlangsung dan negosiasi lanjutan antara AS dan Iran masih digelar di Swiss.
Trump Ultimatum Iran Terkait Hizbullah
Trump menyampaikan ancaman itu melalui akun media sosial Truth Social. Menurutnya, Iran harus segera mengambil langkah untuk menghentikan Hizbullah yang selama ini disebut sebagai kelompok proksi yang didukung Teheran.
"Jika mereka tidak melakukannya, kami akan kembali menyerang Iran dengan sangat keras, seperti yang kami lakukan pekan lalu, hanya saja lebih keras lagi," tulis Trump di Truth Social, dilansir dari inews pada Senin (22/6/2026).
Pernyataan tersebut muncul ketika perang antara Israel dan Hizbullah di Lebanon masih berlanjut. Meski sebelumnya AS telah mengumumkan adanya gencatan senjata, bentrokan di lapangan dilaporkan masih terus terjadi.
Di sisi lain, AS dan Iran juga tengah menjalani putaran negosiasi lanjutan di Swiss. Namun, situasi keamanan di kawasan dinilai masih belum stabil sehingga ketegangan antara kedua negara kembali meningkat.
Trump Soroti Selat Hormuz
Selain menyinggung Hizbullah, Trump juga menyoroti penutupan Selat Hormuz yang dilakukan Iran. Langkah tersebut disebut sebagai respons Teheran terhadap serangan Israel di Lebanon yang menurut Iran telah melanggar nota kesepahaman gencatan senjata.
Sebelumnya, militer Israel dilaporkan kehilangan sedikitnya empat tentaranya, termasuk seorang perwira, dalam pertempuran darat melawan Hizbullah di Lebanon Selatan. Setelah itu, Israel meningkatkan serangan udara ke sejumlah wilayah Lebanon yang dilaporkan menewaskan puluhan orang dalam satu hari.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi Fox News, Trump kembali menyampaikan peringatan keras kepada Iran.
"Kalian bahkan tidak akan bisa kembali ke negara kalian," ucapnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




