Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AS Berulah lagi! Trump Batalkan Gencatan Senjata dengan Iran

D
Penulis: Dwi Puspitarini❯
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.(dok)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump batalkan MoU Islamabad yang menjadi dasar gencatan senjata dengan Iran. (dok)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID - Keputusan AS batalkan gencatan senjata dengan Iran kembali memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah. Pemerintah Iran menilai langkah tersebut berpotensi memperburuk situasi keamanan setelah konflik kedua negara kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Pernyataan mengenai AS batalkan gencatan senjata disampaikan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ia menyebut nota kesepahaman atau MoU Islamabad yang sebelumnya menjadi dasar penghentian konflik dengan Iran sudah tidak lagi berlaku.

Advertisement

Respons dari Iran muncul tidak lama setelah pernyataan tersebut. Teheran menegaskan bahwa keputusan tersebut berisiko memicu eskalasi baru di kawasan yang selama ini masih dibayangi konflik.

Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Akbar Velayati, menilai pembatalan nota kesepahaman dapat membawa dampak serius terhadap stabilitas Timur Tengah. Menurutnya, tindakan tersebut hanya akan memperbesar potensi konflik di kawasan.

"Tanggung jawab atas eskalasi terbaru serta pengakuan lisan pembatalan nota kesepahaman oleh politisi pencuri yang dipermalukan oleh skandal Epstein, sebuah nota kesepahaman yang dalam praktiknya telah berulang kali dilanggar, sekali lagi akan mendorong kawasan menuju kobaran api," ujar Velayati, dilansir dari inews, Kamis (9/7/2026).

Advertisement

Ia juga menegaskan bahwa Iran telah berkali-kali mengingatkan negara lain agar tidak menjadikan kawasan Timur Tengah sebagai arena kepentingan politik.

Velayati menambahkan, "Kami berulang kali membuktikan, tindakan petualangan seperti itu akan mendapat balasan langsung," ujarnya

Sebelumnya, Donald Trump menyatakan bahwa nota kesepahaman yang ditandatangani bersama Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada 17 Juni lalu telah berakhir. Kesepakatan tersebut dibuat untuk menghentikan konflik yang dipicu serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran pada 28 Februari.

Saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi NATO di Ankara, Turki, Trump menjawab pertanyaan wartawan mengenai status nota kesepahaman tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Panas Lagi! Israel Ingin Bunuh Mojtaba Khamenei, Iran Langsung Kirim Peringatan: Kami Balas, Segera!

Panas Lagi! Israel Ingin Bunuh Mojtaba Khamenei, Iran Langsung Kirim Peringatan: Kami Balas, Segera!

Israel ingin bunuh Mojtaba Khamenei. Iran merespons dengan peringatan keras di tengah masa berlaku MoU Islamabad.

Perang Dagang dan Konflik Iran Tekan Petani AS, Utang Pertanian Cetak Rekor Rp10.869 Triliun

Perang Dagang dan Konflik Iran Tekan Petani AS, Utang Pertanian Cetak Rekor Rp10.869 Triliun

Utang sektor pertanian Amerika Serikat menembus USD605 miliar atau sekitar Rp10.869 triliun, menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah

Pro-Kontra Pil Aborsi, AS Debatkan Akses Bebas, Indonesia Tegas Ancam Pidana

Pro-Kontra Pil Aborsi, AS Debatkan Akses Bebas, Indonesia Tegas Ancam Pidana

Saat AS berkutat dengan perdebatan hukum dan akses bebas pil aborsi, Indonesia secara tegas melarang peredarannya demi aturan hukum.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer