Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KPK Buka Babak Baru Kasus Suap Audit BPK, Rumah Bobby Rizaldi Digeledah Penyidik

U
Penulis: Uways Alqadrie❯
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

Advertisement

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap terkait audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di lingkungan Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan.

Pada Selasa (14/7), penyidik menggeledah rumah anggota BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi, di Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari upaya penyidik menelusuri alat bukti tambahan dalam perkara yang telah menjerat sejumlah tersangka.

Advertisement

"Dari lokasi, penyidik mengamankan beberapa barang bukti elektronik yang selanjutnya akan diperiksa untuk kepentingan penyidikan," ujarnya dalam keterangan resmi.

Budi menjelaskan, seluruh data yang diperoleh akan dianalisis guna mendalami dugaan keterlibatan pihak-pihak lain maupun memperkuat konstruksi perkara yang sedang ditangani.

Kasus ini berawal saat BPK Perwakilan Sumatera Selatan mengaudit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025. Dalam proses pemeriksaan ditemukan sejumlah temuan yang nilainya melebihi batas materialitas.

Advertisement

KPK menduga terdapat upaya untuk memengaruhi hasil audit tersebut melalui pemberian suap. Dugaan itu kemudian menyeret Bupati Muara Enim nonaktif Edison bersama empat orang lainnya sebagai tersangka.

Mereka masing-masing berasal dari unsur auditor BPK, pihak swasta, hingga perusahaan yang diduga berperan dalam pengurusan hasil pemeriksaan. Penyidik menduga telah terjadi negosiasi pemberian uang agar sejumlah temuan audit dapat diubah atau diperingan.

Nilai uang yang dibicarakan dalam proses tersebut disebut mencapai sekitar Rp1,6 miliar, dengan skema perhitungan berdasarkan persentase nilai proyek infrastruktur maupun pengadaan di lingkungan Pemkab Muara Enim.

Hingga kini, KPK masih terus menelusuri aliran dana, peran masing-masing pihak, serta kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam perkara dugaan suap terkait audit BPK tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Terjaring OTT KPK: Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Mengaku Hanya Pelaksana, Bantah Terima Uang

Terjaring OTT KPK: Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Mengaku Hanya Pelaksana, Bantah Terima Uang

KPK menahan Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari, setelah terjaring operasi tangkap tangan.

KPK Sita Uang Hampir Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim Edison, Empat Orang Jadi Tersangka

KPK Sita Uang Hampir Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim Edison, Empat Orang Jadi Tersangka

KPK menyita uang hampir Rp2 miliar dalam OTT yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison.

Siap-siap! Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dipanggil KPK, Diperiksa Pekan Ini

Siap-siap! Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dipanggil KPK, Diperiksa Pekan Ini

KPK telah mengirim surat panggilan kepada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk diperiksa sebagai saksi pekan ini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer