Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luas Karhutla di Samarinda Capai 192 Hektare, Andi Harun Sebut Ada Dugaan Kesengajaan

M
Penulis: M Hafiz Alfaruqi❯
MERESAHKAN: Kebakaran lahan menghanguskan sekitar 7 hektare lahan di kawasan Pelita 8, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Selasa (25/8). IST/KP
MERESAHKAN: Kebakaran lahan menghanguskan sekitar 7 hektare lahan di kawasan Pelita 8, Kecamatan Sambutan, Samarinda, Selasa (25/8). IST/KP

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Samarinda terus bertambah di tengah kemarau dan fenomena El Nino. Pemkot Samarinda menduga sebagian besar kejadian kebakaran bukan bukan dipicu faktor alam, melainkan akibat ulah oknum yang sengaja membakar lahan.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda per 29 Agustus 2026, tercatat 117 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 192,50 hektare.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, Samarinda kini berada dalam status siaga karhutla. Ia menyebut, mayoritas kebakaran lahan yang terjadi diduga bukan dipicu faktor alam.

Advertisement

"Status Kota Samarinda sudah berada di posisi siaga soal kebakaran hutan dan lahan. Tetapi perlu diketahui bahwa mayoritas lahan yang terbakar itu tidak terbakar secara alami. Mayoritas dilakukan oleh oknum-oknum yang secara sengaja melakukan perbuatan itu," ujar Andi Harun.

Dugaan pembakaran secara sengaja tersebut kini ditindaklanjuti aparat kepolisian. Andi menyebut sekitar lima hingga enam orang telah diperiksa secara intensif di Polresta Samarinda terkait dugaan pembakaran lahan.

Advertisement

"Kalau saya tidak salah, sudah ada kurang lebih lima sampai enam orang yang secara intensif diperiksa di Polresta Samarinda. Ada beberapa yang kita tangkap melalui CCTV," katanya.

Menurut Andi, keberadaan CCTV membantu pemerintah dan aparat dalam melakukan identifikasi awal terhadap dugaan pelaku. Jaringan kamera pengawas tersebut tersebar di sejumlah lingkungan permukiman melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya).

Jaringan CCTV di Samarinda saat ini hampir mencapai 200 unit. Rekaman kamera tersebut dapat digunakan untuk menelusuri aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.

"Ini bersyukurnya melalui program Probebaya di kampung-kampung ada CCTV. Sehingga kita bisa menangkap melalui kamera kita, termasuk jaringan CCTV yang hampir 200 unit tersebar di Samarinda, sehingga bisa melakukan identifikasi awal terhadap dugaan pelaku pembakaran lahan itu," jelasnya.

Meningkatnya kasus karhutla juga mendorong Pemkot Samarinda memperkuat pengawasan di tingkat lingkungan. AH meminta masyarakat tidak hanya mengandalkan patroli pemerintah, TNI, dan Polri, tetapi turut aktif mengawasi wilayah masing-masing.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tak Pasang Target, SMA 1 Samarinda Puas Pulang Sebagai Runner-up

Tak Pasang Target, SMA 1 Samarinda Puas Pulang Sebagai Runner-up

Smansa Samarinda tanpa target muluk di BSG Cup 2026, tetapi berhasil menembus final dan menjadi runner-up setelah kalah 25-57 dari Smaga.

Raih Gelar Juara Basket Kategori SMA Putri, Smaga Samarinda Enggan Berpuas Diri

Raih Gelar Juara Basket Kategori SMA Putri, Smaga Samarinda Enggan Berpuas Diri

Smaga Samarinda juara BSG Cup 2026 kategori SMA Putri setelah tampil tak terkalahkan dan mengalahkan Smansa Samarinda 57-25 di final.

Penyelamatan Aset Terbesar! Sinergi Kantah Samarinda, Pemkot, KPK RI Amankan Rp5,9 T Kekayaan Negara

Penyelamatan Aset Terbesar! Sinergi Kantah Samarinda, Pemkot, KPK RI Amankan Rp5,9 T Kekayaan Negara

Kantah Samarinda menyelamatkan aset Pemkot senilai Rp5,9 triliun lewat legalisasi 608 bidang tanah dan bangunan pada 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer