Listrik di Kaltim Kerap Biarpet, DPRD Desak PLN Buka Data Kondisi Pembangkit dan Cadangan Daya

KALTIMPOST.ID-Pemadaman listrik berulang di sejumlah wilayah Kaltim dinilai perlu mendapat pengawasan lebih serius.
DPRD Kaltim diminta segera memanggil PLN untuk mengurai penyebab gangguan sekaligus menguji ketahanan sistem kelistrikan di daerah.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Firnadi Ikhsan mengatakan, Kaltim menghadapi paradoks pelayanan energi.
Di satu sisi menjadi salah satu daerah penopang kebutuhan energi nasional, tetapi masyarakat masih menghadapi pemadaman listrik.
Baca Juga: Antrean BBM hingga Listrik yang Sering Padam di Kaltim Dikecam, Fraksi PKS Desak DPRD Turun Tangan
Menurutnya, Fraksi PKS telah mengirim Surat Nomor 017/F-PKS/DPRD-KALTIM/IX/2026 kepada Ketua DPRD Kaltim pada 7 September 2026.
Salah satu poinnya meminta pemadaman listrik ditetapkan sebagai agenda prioritas pengawasan DPRD.
Namun, hingga kini Fraksi PKS belum menerima jawaban resmi. Pembahasan mengenai persoalan tersebut juga belum dijadwalkan.
“Padahal, DPRD Balikpapan sudah menggelar RDP (rapat dengar pendapat) dengan PLN, sedangkan DPRD Samarinda telah melakukan pertemuan atau audiensi terkait pemadaman,” kata Firnadi kepada Kaltim Post, Minggu (13/9).
Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim itu menilai penjelasan PLN bahwa pemadaman dipicu sejumlah pembangkit yang mengalami gangguan secara bersamaan seharusnya menjadi awal pemeriksaan.
DPRD, menurut dia, perlu memastikan apakah kondisi itu murni gangguan teknis atau menunjukkan persoalan dalam ketahanan sistem kelistrikan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




