Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Bebas Bersuara, Sudarno Tinggalkan Kursi Ahli Gubernur

Eko Pralistio
Penulis: Eko Pralistio❯
MUNDUR: Sudarno yang sebelumnya anggota TAGUPP Pemprov Kaltim menyatakan mundur dari tim ahli gubernur.
MUNDUR: Sudarno yang sebelumnya anggota TAGUPP Pemprov Kaltim menyatakan mundur dari tim ahli gubernur.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Sudarno resmi melepaskan jabatannya dari Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Kaltim. Ia melayangkan surat pernyataan pengunduran diri pada 1 November 2026 yang efektif berlaku sejak 3 November 2026.

"Saya menyampaikan surat pernyataan pengunduran diri kepada Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur. Ini bukan surat permohonan, melainkan pernyataan, sehingga tidak perlu izin," kata Sudarno, Kamis (5/11).

Advertisement

Sudarno menegaskan langkah ini diambil untuk memisahkan aktivitas pribadinya di ruang publik dari tanggung jawab pemerintahan. Ia ingin menghindari bias agar pandangannya di media sosial tidak dikaitkan dengan kebijakan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.

"Selama ini saya sering berbicara di media sosial, namun orang masih menyangkut-pautkannya dengan Gubernur. Saya harus berada di luar pemerintahan supaya citra pemerintahan tidak terimbas oleh apa yang saya lakukan," jelasnya.

Advertisement

Kini berstatus warga sipil, Sudarno berkomitmen tetap mengawal janji kampanye Rudy-Seno, termasuk program Gratispol UKT dan insentif guru. Ia akan tetap kritis meski menyoroti tantangan kondisi APBD Kaltim yang saat ini berada di kisaran Rp 11,7 hingga Rp 12,1 triliun.

Sudarno membantah pengunduran dirinya dipicu oleh tekanan eksternal atau aksi demonstrasi. Ia menyebut keputusan ini adalah pilihan personal yang sudah direncanakan sejak lama agar ia lebih leluasa bersuara. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sikap Gerindra Dugaan Penyadapan Eks Kapolri Ancam Keamanan Kepala Negara

Sikap Gerindra Dugaan Penyadapan Eks Kapolri Ancam Keamanan Kepala Negara

Gerindra sebut dugaan penyadapan eks Kapolri terhadap Presiden sebagai insubordinasi serius dan indikasi makar.

Sambut Libur Akhir Tahun, Grand Kartika Hotel Samarinda Promo Year-End Staycation dari Rp400 Ribuan

Sambut Libur Akhir Tahun, Grand Kartika Hotel Samarinda Promo Year-End Staycation dari Rp400 Ribuan

Rayakan liburan akhir tahun di Grand Kartika Hotel Samarinda. Nikmati promo staycation mulai Rp400 ribuan dengan fasilitas lengkap.

Underpass Kutim Dibangun untuk Pisahkan Jalur Warga dan Truk

Underpass Kutim Dibangun untuk Pisahkan Jalur Warga dan Truk

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman resmikan underpass di Rantau Pulung untuk memisahkan jalur warga dengan truk tambang PT Kaltim Nusantara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer