KALTIMPOST.ID, Marc Marquez akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk kembali ke puncak podium MotoGP dengan kemenangan impresif di GP Aragon, sirkuit Motorland, Alcaniz, Spanyol, tadi malam, Minggu (1/9).
Setelah lebih dari tiga tahun tanpa kemenangan, pembalap berusia 31 tahun ini merayakan kemenangannya dengan penuh emosi, berteriak keras untuk mengekspresikan kegembiraannya.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar kemenangan biasa bagi Marquez, melainkan simbol kebangkitan setelah masa-masa sulit yang dilalui sejak terakhir kali ia berdiri di podium tertinggi pada GP Emilia Romagna, 21 Oktober 2021.
Baca Juga: Musim Terakhir di Anfield? Mohamed Salah Sampaikan Pesan Menggantung Mengenai Masa Depannya
Selama lebih dari 1000 hari, Marquez berjuang dengan berbagai tantangan, termasuk cedera yang menghambat performanya.
“Balapan ini sangat menegangkan, terutama di sepuluh lap terakhir. Gapnya begitu tipis, namun saya bisa mengatasinya. Muchas Gracias Aragon!” ucap Marquez dengan penuh rasa syukur di parc ferme.
Selain kemenangan di balapan utama, Marquez juga meraih hasil gemilang di sesi sprint race sehari sebelumnya, mencetak kemenangan pertama dalam karirnya di sesi balapan pendek.
Performa dominan ini menunjukkan bahwa Marquez belum habis, dan masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi MotoGP.
Baca Juga: Liverpool Hajar Man United 3-0! Diaz Bersinar, The Reds Pecahkan Kutukan 49 Tahun
Di sisi lain, kemenangan Marquez di Aragon juga membuka kembali persaingan di klasemen pembalap.
Jorge Martin dari Pramac Ducati yang finis kedua di balapan ini, berhasil merebut kembali puncak klasemen dari Francesco Bagnaia yang gagal finis setelah insiden dengan Alex Marquez.
Bagnaia, yang mencoba mengambil alih posisi ketiga dari Alex, terlibat dalam senggolan yang menyebabkan keduanya terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.
Baca Juga: Mbappe Frustrasi di Real Madrid: Belum Cetak Gol di LaLiga dan Ketegangan dengan Vinicius Junior
Kemenangan di Aragon bukan hanya kebangkitan bagi Marc Marquez, tetapi juga sinyal bahwa ia masih menjadi ancaman serius di sirkuit.
Dengan semangat dan determinasi yang baru, Marquez tampaknya siap untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia di sisa musim MotoGP ini. (*)
Editor : Dwi Puspitarini