KALTIMPOST.ID, Kabar kurang mengenakkan datang bagi Anda yang sedang menikmati libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 96S yang memicu cuaca ekstrem di berbagai titik di Indonesia.
Fenomena ini terpantau berada di Samudra Hindia, tepatnya di selatan Nusa Tenggara Barat.
Kehadirannya menjadi pemicu angin kencang dan gelombang tinggi yang bisa membahayakan perjalanan wisata maupun aktivitas nelayan.
Baca Juga: Janur Ireng: Prekuel Sewu Dino yang Membuka Tabir Keluarga Terkutuk Paling Ditakuti di Jawa
Waspada Hujan Petir di Kota-Kota Besar
Prakirawan BMKG, Vita, menjelaskan bahwa Minggu (28/12) ini, sejumlah wilayah tidak hanya diguyur hujan biasa, melainkan hujan lebat yang disertai kilat.
"Hujan petir berpotensi terjadi di beberapa kota besar di wilayah barat dan timur Indonesia. Sementara itu, sebagian wilayah lainnya diprediksi hanya mengalami hujan ringan hingga kondisi berawan," ungkap Vita yang dikutip dari metrotvnews.com, Minggu (28/12/2025).
Bagi warga Banjarmasin, Tanjung Pinang, Jambi, Ternate, dan Merauke, disarankan untuk tidak berada di ruang terbuka saat awan hitam mulai pekat karena potensi petir yang cukup tinggi.
Sementara itu, wilayah seperti Bandung dan Pontianak diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Baca Juga: Bukan Cuma Soal Skill, Momen Ini yang Selamatkan Muka Juventus di Markas Pisa!
Peringatan Dini Gelombang Laut: "Rough Sea" Mengintai
Tidak hanya di darat, ancaman nyata juga mengintai di perairan. Akibat pergerakan angin yang mencapai kecepatan 30 knot (sekitar 55 km/jam), tinggi gelombang di beberapa titik kritis bisa mencapai 4 meter.
Kondisi ini sangat krusial bagi masyarakat yang berencana menyeberang pulau menggunakan kapal feri atau speedboat selama masa libur Nataru.
Daftar Wilayah Potensi Gelombang Tinggi (2,5 – 4,0 Meter):
- Laut Natuna Utara
- Samudra Hindia selatan NTB dan NTT
- Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua
"Berawan hingga cerah berawan diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah lainnya. Selain itu, peluang berawan masih mendominasi wilayah lainnya," tambah Vita dalam keterangannya.
Baca Juga: Bidik Dua Emas Porprov Kaltim 2026, Tim Hoki Balikpapan Matangkan Persiapan Tim
Tips Aman Menghadapi Cuaca Ekstrem
BMKG mengimbau masyarakat, terutama di daerah rawan longsor dan banjir, untuk tetap siaga.
Pergerakan angin dari utara maupun barat daya saat ini sedang dalam kondisi puncaknya.
Bagi Anda yang sedang berada di wilayah pesisir atau berencana melakukan perjalanan laut, pastikan memantau kanal resmi BMKG secara berkala. Keselamatan adalah prioritas utama di tengah fenomena Bibit Siklon 96S ini. ***
Editor : Dwi Puspitarini