KALTIMPOST.ID-Adam Dustin Bhakti resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Tingkat I (DPD I) Provinsi Kalimantan Timur Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI).
Penunjukan tokoh muda asal Balikpapan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Umum DPP APPMBGI, Abdul Rivai Ras, dalam prosesi resmi yang berlangsung di Jakarta.
Momentum ini menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi APPMBGI di tingkat daerah guna mendukung percepatan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto secara nasional.
Penunjukan Adam dinilai sebagai langkah strategis dalam menghadirkan kepemimpinan muda yang progresif dan adaptif.
Kalimantan Timur sendiri dipandang memiliki posisi penting dalam pengembangan ekosistem MBG, baik dari sisi pertumbuhan wilayah, potensi ekonomi, maupun kebutuhan penguatan rantai pasok dan tata kelola dapur yang terstandarisasi.
Abdul Rivai Ras berharap kepengurusan baru di Kalimantan Timur mampu menjadi motor penggerak organisasi di daerah.
“DPD I Kalimantan Timur diharapkan mampu membangun kolaborasi lintas sektor dan mengakselerasi implementasi Program Makanan Bergizi Gratis secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Adam Dustin Bhakti menegaskan kesiapannya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai penunjukan tersebut bukan sekadar pengesahan struktural, melainkan awal dari gerakan kolaboratif untuk memperkuat dampak program di daerah.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar bagi saya dan seluruh pengurus DPD I APPMBGI Kalimantan Timur. Kami siap membangun sistem yang profesional, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta memastikan Program Makanan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” kata Adam.
Adam dikenal sebagai tokoh muda progresif di Kalimantan Timur. Selain berkiprah sebagai CEO Lexa Event, ia juga menjabat Ketua BPC HIPMI Kota Balikpapan serta Ketua Esport Indonesia (ESI) Balikpapan.
Ia menambahkan, Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk menjadi model pengelolaan dapur MBG yang terstandarisasi dan terintegrasi.
“Kami ingin Kalimantan Timur menjadi contoh bagaimana tata kelola yang baik, rantai pasok yang kuat, dan sinergi dengan berbagai pihak dapat menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan diterbitkannya SK tersebut, kepengurusan DPD I APPMBGI Provinsi Kalimantan Timur resmi mulai menjalankan mandat organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan yang berlaku.(*)